10 Jenis Penyakit Mata Paling Berbahaya di Dunia

Berbagai gangguan mata seperti mata minus, mata plus atau silindris merupakan jenis penyakit mata paling banyak penderitanya. Tidak menutup kemungkinan, masalah mata sepele tersebut dapat menjadi sebuah awal dari terbentuknya penyakit mata paling serius dan bahkan paling berbahaya di dunia. Berikut ini adalah 10 jenis penyakit mata paling berbahaya di dunia yang patut untuk anda waspadai.

1. Retinoblastoma

Ini mungkin terdengar asing di telinga anda, akan tetapi penyakit ini merupakan suatu penyakit mata paling berbahaya. Mengapa? karena kehadirannya disebabkan oleh tumor ganas yang hanya dapat menyerang mata dan menjalar ke bagian tubuh lainnya.

Penyakit retinoblastoma paling sering ditemui pada anak-anak, dan salah satu faktor penyebabnya adalah genetika. Sedangkan untuk ciri, biasanya penyakit mata yang satu ini ditandai dengan bintik berwarna putih keruh atau kuning yang muncul di bagian pupil. Bukan hanya menimbulkan kebutaan, retinoblastoma juga bisa menyebabkan kematian.

2. Katarak

Sejak dulu, katarak sudah menjadi salah satu penyakit mata paling berbahaya di dunia. Penyakit katarak memiliki gejala awal seperti penglihatan berkabut yang sebenarnya disebabkan oleh keburaman pada lensa mata. Katarak bukan hanya menyerang orang tua melainkan juga anak-anak. Apabila tidak segera di atasi dapat menyebabkan kebutaan permanen.

3. Glaukoma

Penyakit glaukoma terjadi karena meningkatnya tekanan yang terdapat di area mata. Glaukoma sendiri terbagi menjadi glaukoma kronik dan glaukoma akut. Glaukoma kronik memiliki perkembangan yang lambat dan perlahan. Sedangkan glaukoma akut terjadi secara mendadak atau tiba-tiba.

DiĀ  Indonesia, jenis glaukoma paling banyak diderita yaitu glaukoma akut. Jenis glaukoma ini sering ditandai dengan nyeri pada bagian mata dan penglihatan yang menjadi buram. Jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan bola mata tidak berfungsi normal hingga kebutaan pada penderitanya.

4. Neuritis Optik

Neuritis optik merupakan penyakit mata yang terjadi karena adanya peradangan pada bagian saraf, di mana saraf tersebut berfungsi untuk menghubungkan informasi dari mata ke otak. Pada awalnya, penyakit mata ini sering ditandai dengan rasa sakit pada bagian mata hingga penglihatan yang mengalami gangguan sementara.

Jika tidak segera diatasi, penyakit ini dapat terhubung ke jenis penyakit lain yaitu multiple sclerosis yang mana ini adalah jenis penyakit progresif yang menyerang selaput pelindung saraf (mielin) dalam otak dan saraf tulang belakang. Saraf-saraf yang rusak kemudian akan mengeras dan membentuk jaringan parut atau sklerosis.

5. Penyakit Graves

Yaitu sebuah kondisi yang menyebabkan terjadinya gangguan sistem kekebalan tubuh karena terlalu banyak hormon tiroid yang dihasilkan tubuh. Hormon tiroid sendiri merupakan hormon yang bisa memengaruhi semua sistem dalam kesehatan tubuh. Penyakit graves bisa terjadi pada perempuan dan biasanya menyerang saat sebelum usia 40 tahun.

Penyakit Graves memiliki pengaruh yang sangat besar untuk kesehatan mata karena bisa menyebabkan si penderitanya mengalami kebutaan seumur hidup. Jika anda mengalami gejala mata menjadi lebih menonjol, ada tekanan kuat di bagian mata, mata seperti menghasilkan pasir dan kelopak mata seperti tertarik, kemungkinan besar anda mengalami penyakit graves.

6. Keratitis

Ini adalah jenis penyakit mata paling berbahaya yang sering menyerang bagian kornea mata. Disebabkan oleh virus, jamur, dan bakteri. Ciri-ciri penyakit keratitis yaitu adanya bintik-bintik putih pada mata. Solusi satu-satunya yang dapat dilakukan adalah cangkok mata. Namun, jika tindakan ini tidak berhasil dilakukan kebutaan menjadi risiko paling menakutkan bagi penderitanya.

7. Irisdosiklitis akut

Penyakit mata ini berasal dari kuman gigi yang menjalar ke bagian mata. Tanda awal dari penyakit irisdosiklitis akut adalah mata merah yang tidak mengeluarkan kotoran. Penderita biasanya akan merasakan gejala seperti ada bintik-bintik hitam yang beterbangan. Apabila tidak di atasi dengan segera, dapat menyebabkan penglihatan menjadi rabun bahkan kebutaan permanen.

8. Buta warna

Bukan orang buta saja yang tidak bisa melihat warna. Terkadang, banyak orang normal pada umumnya yang ternyata tidak bisa membedakan warna dan biasanya yang mereka lihat hanya warna abu-abu, hitam dan putih saja. Kejadian ini seringkali disebut dengan buta warna.

Buta warna adalah berkurangnya kualitas penglihatan terhadap warna. Penyebab utamanya adalah genetika yang diturunkan orang tua pada anak sejak dilahirkan. Penderita buta warna cenderung mengalami kesulitan saat melihat warna merah, hijau, biru, atau campuran dari ketiga warna-warna tersebut.

9. Degenerasi makula

Ini adalah kondisi mata yang tidak dapat diperbaiki. Penderitanya dapat mengalami kehilangan penglihatan sentral karena kerusakan macula atau bagian tengah retina. Degenerasi makula merupakan penyebab utama dari kebutaan pada orang yang sudah berusia 50 tahun ke atas. Kodisi mata ini berdampak pada kesulitan membaca atau mengenali wajah.

10. Ablasi retina

Ablasi retina adalah gangguan mata yang disebabkan oleh lapisan penting dari jaringan retina yang mengalami penurunan hingga posisinya lebih bawah atau lebih tertarik ke dalam, sehingga menyebabkan pembuluh darah pada daerah tersebut menjadi terganggu. Kondisi ini juga membuat retina menjadi kekurangan oksigen. Akhir dari akibatnya dapat membuat mata mengalami kebutaan.

Kebutaan merupakan dampak yang sering terjadi dari semua jenis penyakit mata di atas. Selain berbahaya kondisi – kondisi ini tidak menutup kemungkinan dapat menyebabkan penderitanya mengalami kematian. Lantas, apa ada cara yang dapat dilakukan? Banyak. Salah satunya operasi mata, namun operasi seringkali menimbulkan banyak efek samping yang justru dapat membuat kesehatan lainnya terganggu.


Kami memberikan rekomendasi untuk anda menggunakan walatra mata sehat. Ini adalah herbal alami yang dapat mengobati semua jenis penyakit mata termasuk ke-10 jenis penyakit mata paling berbahaya di atas. Terima kasih sudah berkunjung, semoga anda sehat selalu – Tokoacepinfo


 

Tulisan ini dipublikasikan di Mata dan tag . Tandai permalink.