4 Tanaman Obat Untuk Penderita Diabetes

Lebih dari 26 juta orang menderita penyakit diabetes dan lebih dari 100 juta orang mengidap pra-diabetes atau berada pada risiko tinggi untuk mengembangkan penyakit tersebut.

Yang menjadi masalah adalah mayoritas orang-orang lebih sering mengelola penyakit mereka dengan dokter bahkan mereka secara teratur dan ketat untuk mengikuti satu-satunya saran dari dokter mereka.

Padahal diluar sana ada banyak ahli yang mengatakan diabetes terutama diabetes tipe 2 yang dapat dicegah dengan menggunakan obat-obatan alami. Ada banyak diet dan perubahan gaya hidup yang dapat anda buat serta ada banyak tanaman herbal untuk mengatasi diabetes.

Kayu manis

Cinnamon atau yang sering kita kenal dengan kayu mani adalah obat herbal yang paling umum bagi penderita diabetes. Rempah yang satu ini diyakini dapat bertindak sebagai sensitizer insulin. Dalam sebuah studi dikatakan bahwa 60 orang dewasa dengan diabetes tipe 2 yang secara teratur mengkonsumsi kayu manis, mengalami penurunan 18 sampai 29% dalam kadar gula darah mereka.

Sebuah survei cepat juga mengungkapkan bahwa banyak penderita diabetes yang telah mengalami penurunan setelah mereka mengkonsumsi kayu manis. Selain itu, orang-orang dengan trigliserida atau kolesterol tingkat tinggi dapat mendapatkan keuntungan luar biasa dari konsumsi harian kayu manis karena membantu dalam meminimalkan peradangan dan infeksi.

Green tea

Daun teh hijau sangat kaya akan kandungan antioksidan. Hal tersebut dapat terjadi karena teh hijau memiliki cara yang sama pada saat diproduksi. Teh hijau dihasilkan dari tanaman Camellia Sinensis, teh hijau sendiri telah dibuktikan dapat mencegah diabetes tipe 2 serta dapat mengurangi resistensi insulin. Kandungan polifenol dan epigallocatechin-3-gallate yang tinggi dalam teh hijau membuat teh hijau menjadi salah satu tanaman yang memiliki efek kuat sebagai anti inflamasi dan antioksidan pada stress oksidatif dan peradangan yang terkait dengan penyakit diabetes.

Studi lain menemukan bahwa orang yang minum teh hijau secara konsisten untuk jangka waktu 10 tahun memiliki lingkar pinggang yang lebih kecil dan kadar lemak tubuh yang lebih rendah, hal tersebut telah menunjukkan bahwa teh hijau benar-benar dapat berperan dalam mengurangi risiko diabetes dan obesitas. Tetapi manfaat teh hijau tidak berlaku hanya untuk pencegahan saja. Untuk orang yang sudah didiagnosis dengan diabetes, teh hijau mungkin dapat membantu mengelola kadar gula darah.

Jika anda memiliki diabetes dan ingin menuai keuntungan potensial dari teh hijau, maka anda harus menghindari penambahan yang dapat menyebabkan perubahan glukosa darah. Hal terbaik yang dapat dilakukan adalah meminum teh hijau secara alami tanpa mencampurnya dengan susu atau bahkan gula serta pemanis buatan lainnya.

Ginseng

Ginseng adalah akar yang mudah sekali untuk ditemukan. Ginseng sendiri dapat dikatakan sebagai salah satu rempah baik yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh untuk melawan penyakit. Para ilmuwan mengatakan bahwa herbal dapat memperlambat penyerapan karbohidrat dan meningkatkan penggunaan glukosa darah dalam tubuh serta meningkatkan produksi insulin di pankreas.

Sebuah studi di University of Toronto menembukan bahwa kapsul ginseng dapat menurunkan gula darah sebesar 15 hingga 20%. Selain itu, ginseng juga tampaknya sangat efektif untuk dimiliki sebagai obat luar. American Diabetes Association’s Kaufman mengatakan bahwa ginseng dapat menjadi pelengkap sebagai pengobatan diabetes.

Cina yang menggunakan akar ginseng untuk mengobati berbagai penyakit. American Diabetes Association juga mengatakan bahwa buruknya pengontrolan gula darah dapat menyebabkan terjadinya komplikasi diabetes. Yang mana hal tersebut dapat memperburuk bahkan berakibat fatal yang dapat menimbulkan penyakit lainnya seperti penyakit jantung, stroke, dan penyakit gagal ginjal.

Fenugreek

Fenugreek botanikal dikenal sebagai Trigonella foenumgraecum dan merupakan tanaman tahunan milik keluarga Fabaceae, yang bijinya banyak digunakan sebagai bumbu untuk keperluan memasak. Tetapi bukan itu yang akan dibahas, melainkan manfaat dari fenugreek untuk mengatasi diabetes.

Menurut Readers Digest, benih dari fenugreek telah terbukti dapat mengurangi gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, dan bahkan dapat mengurangi kolesterol tinggi. Sebuah studi menemukan bahwa 60 orang yang mengkonsumsi 25 gram biji fenugreek setiap hari mengalami perbaikan yang signifikan dalam gula darah mereka.

Multi tujuan yang terdapat dalam biji ini menjadikan fenugreek sebagai bahan terbaik yang dapat digunakan untuk bumbu, sayuran, dan bahkan sebagai ramuan untuk pengobatan. Rempah-rempah ini sangat kaya dengan kandungan hipoglikemik sehingga dapat digunakan untuk mempersiapkan obat-obatan herbal untuk mengatasi diabetes.

Biji fenugreek dapat membantu untuk penderita diabetes karena mengandung serat dan bahan kimia lainnya yang diduga memperlambat pencernaan dan penyerapan tubuh dari karbohidrat dan gula. Benih juga dapat membantu untuk memperbaiki cara tubuh menggunakan gula dan meningkatkan jumlah insulin dilepaskan. Dosis dapat berkisar dari 5 sampai 30 gram per hari. Sebenarnya bervariasi tergantung pada orang dan alasan untuk digunakan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *