6 Penyakit Serius Yang sering Terjadi pada Mata!

Menurut WHO lebih dari 285 juta orang menderita katarak di dunia. Dari kasus ini sekitar 80%  dari mereka yang hanya bisa di sembuhkan. Berikut di bawah ini adalah beberapa masalah yang serius dan paling umum dari berbagai penyakit mata.

1. Diplopia (Penglihatan ganda)

Diplopia adalah penyakit mata yang menyebabkan penglihatan menjadi ganda, ketika anda seharusnya melihat satu barang, namun mata anda mengatakan dua barang. Gangguan penglihatan ini bisa menjadi gejala yang serius pada mata. Ada dua jenis diplopia yang harus anda ketahui kedua jenis tersebut adalah :

  • Diplopia Monokuler (bermata)

Yaitu penglihatan ganda namun hanya mempengaruhi satu mata. Hal ini dapat menjadi hasil dari perubahan fisik untuk lensa atas mata, kornea, atau permukaan retina pada mata anda. Jenis diplopia ini terjadi dengan hanya satu mata terbuka.

  • Diplopia Binokuler (teropong)

Yaitu penglihatan ganda yang mempengaruhi dua mata. Hal ini dapat menjadi hasil perubahan fisik yang dapat menyebabkan kerusakan saraf dengan mencegah otak anda dari layering gambar tepat sehingga menjadi ganda. Jenis diplopia ini terjadi dengan dua mata terbuka. Penglihatan anda tidak berhubungan lagi dengan otak, karena otak anda tidak memiliki overlay gambar yang baik untuk mata.

2. Kebutaan

Kebutaan parsial adalah anda masih bisa melihat cahaya berjarak beberapa derajat dari sekitar anda. (masih bisa melihat namun samar dan tidak fokus). Sedangkan kebutaan total adalah anda tidak bisa melihat cahaya sedikitpun di sekitar anda. Sekitar 200 orang telah di diagnosa dengan visi mata yang buruk sehingga mereka mengalami kebutaan total. Namun, beberapa kasus masih bisa ditangani dengan kacamata, operasi dan lensa kontak. Lebih baik anda memperhatikan tindakan yang bisa merusak mata, apa saja tindakannya, tentu anda harus mengetahui itu. Karena dalam banyak kasus, orang-orang mengalami kebutaan persial dan kebutaan total tidak bisa mengembalikan penglihatan mereka meski sudah melakukan operasi ataupun penggunaan kacamata dan lensa kontak.

3. Katarak

Anda menggunakan lensa mata anda setiap hari untuk semua aktivitas yang anda lakukan. Dengan bertambahnya usia maka mata anda akan mengalami penglihatan yang kurang bahkan mungkin anda juga dapat mengalami lensa mata yang berawan. Dalam penyakit ini anda tidak sendirian, karena lebih dari 240 orang yang menderita katarak diatas usia 40 dalam satu tahun. Perilaku tertentu dapat meningkatkan risiko anda untuk terkena penyakit ini. Termasuk :

  • Terlalu lama berdiam diri atau beraktivitas dibawah cahaya matahari tanpa menggunakan pelindung mata apapun (kacamata).
  • Kebiasaan anda yang sering merokok dan mengkonsumsi alkohol.
  • Memiliki gula darah yang tinggi.
  • Paparan radiasi. Biasanya sering terjadi pada orang yang bekerja menggunakan komputer selama pekerjaannya.
  • Menggunakan obat steroid

4. Konjungtivitis (Mata Merah)

Konjungtivitis atau yang sering kita dengar dengan mata merah adalah salah satu masalah serius yang terjadi pada mata. Ini terjadi akibat membran pada mata mengalami peradangan. Hal tersebut menyebabkan mata menjadi merah, ini alasannya mengapa disebut dengan mata merah.

Diharapkan anda dapat memperhatikan gejala, karena virus atau bakteri pada konjungtivitis dapat menular. Perlu diketahui bahwa hanya ada satu suplemen yang dapat mengatasi masalah mata yang satu ini yaitu walatra mata sehat. Berfungsi untuk menyembuhkan mata merah dan dipercaya menjadi satu obat yang sangat mujarab.

Penyebab yang paling umum adalah :

  • Virus atau bakteri. Bakteri dan virus yang menyebabkan konjungtivitis sama dengan bakteri yang menyebabkan peradangan pada tenggorokan.
  • Alergi. Alergi seperti serbuk sari dapat menyebabkan mata merah, yang mengakibatkan tubuh anda untuk merangsang dan menciptakan banyak histamines. Hal yang terjadi pada alergi ini adalah rasa gatal pada mata.
  • Bahan kimia. Anda perlu berhati-hati jika mata anda mengalami percikan dari zat asing dan bahan kimia. Bahan kimia seperti klorin yang biasanya ditemukan di kolam renang dapat mengakibatkan terjadinya konjungtivitis pada mata anda.

5. Degenerasi Makular

Degenerasi makular terjadi di pusat retina mata. Degenerasi makular lebih sering terjadi pada mereka yang sudah berusia diatas 60 tahun. Penglihatan kabur mengacu pada kurangnya ketajaman visi yang mengakibatkan ketidakmampuan untuk melihat detail secara halus. Penglihatan kabur mungkin akibat dari kelainan saat lahir seperti rabun dekat, rabun jauh yang memerlukan lensa korektif (kacamata) atau mungkin menandakan adanya penyakit mata. Jika anda ingin lebih mengetahui penyakit degenerasi makular, anda bisa mencari informasi tentang degenerasi makular pada mata, sehingga anda akan mengetahui faktor, penyebab, serta bagaimana cara mengatasinya.

6. Glaukoma

Glaukoma adalah penyakit mata yang merusak optik anda. Saraf optik memasok informasi visual ke otak melalui mata anda. Glaukoma biasanya terjadi akibat adanya tekanan pada mata anda sehingga menyebabkan pengikisan pada jaringan optik anda, Jika hal tersebut terjadi maka anda bisa saja mengalami kebutaan yang permanen. Gejala yang biasa di timbulkan pada penyakit glaukoma ini adalah :

  • Sakit mata yang amat parah
  • Mual-mual hingga muntah
  • Terdapat warna kemerahan pada mata
  • Mengalami gangguan penglihatan secara tiba-tiba
  • Penglihatan menjadi kabur secara mendadak

Menurut WHO, glaukoma merupakan penyebab dari kebutaan nomor dua di seluruh dunia. Glaukoma dapat terjadi ketika anda memiliki faktor usia, etnis, genetika, memiliki riwayat penyakit mata, serta penggunaan obat tertentu. Untuk mendiagnosis glaukoma dokter akan memeriksa tanda-tanda dari kerusakan yang terjadi pada mata anda, termasuk jika anda kehilangan jaringan saraf pada mata anda.

Sebaiknya anda mengkonsumsi makanan sehat untuk meningkatkan ketajaman mata sehingga anda bisa terhindar dari berbagai penyakit mata yang anda, pepatah lama sering mengatakan bahwa “mencegah lebih baik daripada mengobati”. Tidak ada salahnya anda mengkonsumsi makanan sehat karena selain akan berdampak baik pada mata tentu akan berdampak baik pada bagian tubuh yang lainnya. Perlu anda ketahui ketika anda mengkonsumsi makanan yang sehat untuk mata tentu tidak akan ada efek samping yang ditimbulkan, dibandingkan jika anda harus pergi ke dokter dengan syarat mengkonsumsi obat-obatan yang memiliki bahan kimia di dalamnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *