7 Cara Terbaik Mengatasi Nyeri Akibat Saraf Terjepit

Nyeri bahu dapat berkembang dari berbagai sumber, seperti tendinitis, arthritis, tulang rawan robek, dan banyak kondisi medis yang lainnya termasuk cedera. Salah satu penyebab umum lain dari nyeri bahu adalah saraf terjepit di tulang belakang bagian atas, juga dikenal sebagai radiculopathy serviks. Sebuah saraf bisa menjadi terjepit ketika bentuk tulang taji sekitar cakram tulang belakang berubah menjadi lemah akibat dari faktor usia.

Gejala Syaraf Terjepit

Ada tanda-tanda dan gejala yang dapat membantu anda, sebuah syaraf yang terjepit biasanya menyebabkan nyeri disatu bahu saja. Namun, nyeri yang dialami begitu tajam. Ketika otot anda terlalu banyak bekerja, akan mengakibatkan strain yang mungkin anda rasakan.

Rasa nyeri pada bahu anda juga akan memperburuk jika anda mencoba untuk memutar kepala anda. Leher terasa nyeri dan sakit kepala dibagian belakang adalah tanda-tanda dari syaraf terjepit. Syaraf terjepit juga bisa menimbulkan kesemutan pada bahu bagian belakang tubuh anda, ketika anda mengalami kesemutan, anda harus lebih waspada karena kesemutan sangat berbahaya bagi tubuh.

Sendi juga mungkin akan lemah bahkan mati rasa ketika anda mencoba untuk mengangkat sesuatu. Dalam beberapa kasus, syaraf terjepit dapat mengembangkan nyeri nya dari bahu kebagian bawah lengan dan tangan. Seorang ahli syaraf tulang belakang mungkin dapat membedakan tanda dari syaraf yang terjepit berdasarkan lokasi nyeri yang dirasakan.

Jika leher atau bahu anda sudah terluka akibat syaraf yang terjepit, anda harus segera mengatasinya. Karena syaraf di tulang belakang sangat mempengaruhi banyak aspek kesehatan yang lainnya pada tubuh anda. Karena syaraf yang terjepit dapat di diagnosis dan diobati, maka sebaiknya anda juga harus mengetahui pengobatan apa yang harus anda lakukan untuk mengatasi syaraf terjepit yang anda alami.

Penyebab Syaraf Terjepit

Kompresi (peningkatan stress dan tekanan) adalah penyebab utama dari timbulnya syaraf terjepit sehingga menyebabkan nyeri pada tubuh. Dalam beberapa kasus, jaringan ini termasuk tulang belakang atau tulang rawan. Dalam kasus carpal tunnel syndrome, berbagai jaringan mungkin bertanggung jawab untuk kompresi saraf, termasuk tendon yang membengkak dalam jaringan tubuh.

Sejumlah kondisi dapat menyebabkan timbulnya syaraf terjepit seperti cedera, postur tubuh yang buruk, rheumatoid arthritis, stres dari pekerjaan yang berulang-ulang, hobi atau kegiatan olahraga dan kegemukan. Tekanan ini menyebabkan peradangan syaraf dan mengganggu fungsi syaraf.

Jika syaraf terjepit hanya untuk waktu yang singkat, biasanya akan ada kerusakan permanen pada syaraf dalam tubuh anda. Setelah tekanan hilang, fungsi syaraf akan kembali normal. Namun, jika tekanan terus menerus terjadi, maka sakit kronis dan kerusakan saraf permanen bisa terjadi.

Beberapa faktor juga dapat berisiko untuk terjadinya syaraf terjepit pad bagian tubuh anda diantaranya adalah sikap, seks, tulang taji, radang sendi, dan penyakit tiroid. Faktor lain yang memiliki risiko untuk terkena penyakit syaraf terjepit yaitu diabetes, kehamilan, obesitas, dan faktor keturunan.

Mengatasi Syaraf Terjepit

1. Gunakan Kompresan

Ketika anda mengalami syaraf terjepit mungkin anda bingung cara apa yang dapat meredakan nyeri yang anda rasakan. Sekarang, anda tidak perlu lagi khawatir karena dengan cara kompres yang praktis rasa nyeri akibat syaraf terjepit anda bisa hilang. Lakukan pengompresan dengan menggunakan air dingin dan air panas secara bergantian.

2. Istirahat

Banyak orang yang menderita syaraf bahu yang terjepit akibat peningkatan aktivitas fisik. Anda harus bisa mempertimbangkan dan mengambil waktu yang cukup untuk beristirahat. Tubuh anda adalah kabel untuk mengkonfigurasi ulang sel-sel, saraf, jaringan dan tendon secara alami, ketika tubuh anda lemah maka sel-sel dan syaraf dalam tubuh anda juga akan ikut rusak.

3. Olahraga

Terkadang,seseorang mengalami syaraf terjepit karena mereka jarang sekali melakukan olahraga bahkan mungkin mereka tidak melakukan olahraga sama sekali. Ketika anda tidak memiliki teman maka anda bisa bergabung dengan pusat kebugaran terkemuka yang ada di lingkungan sekitar anda. Hal ini bisa membantu anda untuk membuat otot dan sel-sel dalam tubuh anda menjadi rileks.

4. Madu dan Kayu manis

Jika anda menggunakan kayu manis dan madu untuk mengatasi syaraf terjepit yang anda rasakan, maka hal tersebut merupakan pilihan yang terbaik. Sebab keduanya telah di ketahui dan di percaya mengandung bahan-bahan yang dapat meringankan bahkan menyembuhkan berbagai penyakit termasuk syaraf yang terjepit. Oleskan campuran tersebut pada bagian syaraf yang teras nyeri kemudian diamkan selama 10 menit.

5. Penuhi asupan Kalium dan Kalsium

Kekurangan kalium dan kalsium juga bisa menjadi penyebab saraf terjepit di bahu dan leher. Oleh sebab itu, sebaiknya anda lebih banyak mengkonsumsi asupan kalium dan kalsium yang meliputi susu, yoghurt, pisang, alpukat, ikan, pepaya semangka. Dapatkan juga manfaat lain yang bisa anda ambil dari biji semangka untuk kesehatan anda.

6. Minyak esensial

Minyak esensial seperti marjoram, peppermint, cendana, chamomile dan lavender dapat membantu meredakan nyeri saraf. Menggosok atau memijat bagian tubuh yang terkena syaraf terjepit dengan salah satu atau bahkan mengkombinaksikan semua minyak tersebut dapat mengatasi nyeri yang anda alami.

7. Seledri

Seledri juga sangat membantu dalam mengatasi penyakit saraf yang terjepit. Mengkonsumsi setengah cangkir jus seledri yang di kombinasikan dengan jus wortel sangat efektif untuk nyeri saraf. Mengkonsumsi jus seledri yang dikombinasikan dengan jus kentang secara teratur juga dapat membantu dalam mengurangi nyeri saraf sciatic.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *