9 Bahaya dari Minuman Berenergi yang wajib diketahui !

Bagaimana minuman energi bekerja? Minuman energi yang seharusnya bekerja meningkatkan kadar energi dalam tubuh ternyata lebih banyak mengandung gula dan kafein. Sebuah minuman energi yang khas bisa mengandung 80 miligram kafein, dimana jumlah tersebut setara dengan satu cangkir kopi.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa mengkonsumsi minuman energi dapat memiliki efek negatif pada tekanan darah, denyut jantung, dan fungsi otak. Berikut adalah beberapa hal yang bisa anda pertimbangkan ketika mengkonsumsi minuman energi.

1. Bahaya untuk anak-anak

Anak-anak yang mengkonsumsi minuman energi dapat mengekspos diri mereka ke tingkat tinggi yang sama dari kafein dan gula daripada orang dewasa. Namun, karena mereka tumbuh, bahaya ini bisa memiliki efek negatif yang lebih besar pada kesehatan masa depan mereka jika di bandingkan dengan orang dewasa.

Bicara dengan anak-anak anda tentang minuman energi dan menawarkan minuman yang lebih sehat seperti air, jus buah, atau susu. Hal tersebut sangat perlu di lakukan mengingat masa depan anak-anak masih panjang dan kesehatan tubuh menjadi kunci utama dari proses pertumbuhan nya.

2. Menyebabkan Gagal jantung

Orang-orang yang mengkonsumsi terlalu banyak minuman energi sewaktu-waktu dapat menimbulkan kematian. Ini terjadi karena jantung mereka telah tercampur dengan bahan yang terdapat dalam minuman berenergi. Untuk itu sebelum anda mengkonsumsi minuman energi lebih baik cari tahu terlebih dahulu apakah itu baik untuk tubuh atau tidak.

Tetapi rasanya minuman berenergi rata-rata tidak ada yang memperlakukan tubuh kita dengan baik saat kita mengkonsumsi nya. Dan karena hal tersebut, minuman energi juga dapat menyebabkan kontraksi pada jantung 2 kali lipat lebih kuat dari orang yang terkena serangan jantung dan ini akan sangat berbahaya untuk seseorang yang memiliki kondisi jantung tertentu.

3. Menyebabkan Insomnia

Minuman energi dapat menyebabkan beberapa orang tidak bisa tertidur sama sekali. Insomnia dapat menyebabkan gangguan fungsi dan insomnia sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh. Oleh sebab itu, kurangi konsumsi anda terhadap minuman berenergi karena dampak negatif nya tidak akan datang langsung pada tubuh melainkan akan terasa ketika kita sudah mulai kekurangan energi atau saat usia kita sudah mulai tua. Ingat, minuman berenergi dapat menyebabkan penyakit komplikasi di masa tua anda.

4. Menyebabkan tekanan darah tinggi

Produk berkafein seperti minuman energi dapat meningkatkan tekanan darah seseorang. Bagi mereka dengan tekanan darah normal, mungkin ini tidak masalah, tetapi untuk mereka dengan tekanan darah sudah tinggi bisa menempatkan diri pada risiko stroke dan kesehatan lainnya.

Masalah yang terkait dengan hipertensi juga bisa saja terjadi jika mereka mengkonsumsi terlalu banyak minuman energi dalam waktu singkat. Sebuah penelitian yang lebih baru menemukan bahwa minuman energi secara signifikan dapat meningkatkan tekanan darah jika dibandingkan dengan minuman biasa. Secara keseluruhan, ada peningkatan 6,4% pada tekanan darah rata-rata.

5. Menyebabkan Keguguran

Sebuah studi pada tahun 2006 mengungkapkan bahwa lebih dari 1.000 wanita hamil yang mengkonsumsi lebih dari 200 mg kafein per hari (dari kopi, teh, soda atau cokelat panas) sekitar dua kali lebih mungkin untuk mengalami keguguran dibandingkan dengan wanita hamil yang tidak minum kafein.

Namun, sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2008 menemukan hubungan antara konsumsi kafein (terlepas dari jumlah) dan risiko keguguran pada 20 minggu kehamilan. Karena temuan studi belum konklusif, American College of Obstetricians dan Gynecologists menyarankan bahwa wanita hamil membatasi konsumsi kafein sampai 200 mg per hari.

6. Menyebabkan ketergantungan

Meski di dalam kafein terdapat kandungan stimulan namun, peneliti menunjukan bahwa kandungan stimulan tersebut tidak bisa melawan efek penenang yang terdapat pada minuman energi. Sebuah studi pada tahun 2011 mengatakan sekitar 1.100 mahasiswa menemukan orang-orang yang sering mengkonsumsi minuman energi sekitar 2,5 kali lebih mungkin untuk mengalami ketergantungan alkohol daripada mereka yang tidak mengkonsumsi minuman energi.

7. Menyebabkan diabetes tipe 2

Di dalam minuman energi terdapat kandungan gula yang sangat tinggi dan dapat mengurangi insulin dalam tubuh sehingga dapat menyebabkan terjadinya penyakit diabetes tipe 2, itulah sebabnya mengapa minuman berenergi sangat bahaya untuk kesehatan tubuh manusia. Ada baiknya anda memahami perbedaan dari penyakit diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2, untuk dapat mengetahui apakah benar minuaman energi ini yang menjadi penyebabnya atau ada sebab lain yang terjadi.

8. Menyebabkan kerusakan gigi

Enamel gigi juga membantu melindungi gigi dari suhu ekstrim dan bahan kimia. Tanpa perlindungan enamel, gigi dapat mengalami berbagai penyakit . Jika anak remaja anda mengkonsumsi minuman energi setiap hari, atau bahkan beberapa kali dalam satu minggu, maka kerusakan permanen akan terjadi pada gigi. Cara terbaik untuk mencegah kerusakan gigi adalah meminta mereka untuk berhenti mengkonsumsi minuman berenergi.

9. Menyebabkan komplikasi

Menurut catatan dari University of California, orang dewasa yang sehat harus membatasi asupan minuman energi untuk satu kaleng per hari, atau 8 sampai 12 ons cairan, untuk mengurangi risiko mengembangkan komplikasi kesehatan. Jika anda memilih untuk memiliki minuman energi selama atau setelah latihan maka secara tidak langsung anda sudah menempatkan tekanan lebih lanjut yang akan terjadi pada ginjal anda.

Ketahuilah bahwa ginjal yang sehat itu sangat penting untuk kelangsungan hidup manusia apalagi khususnya untuk perempuan. Oleh sebab itu, ibu hamil dan menyusui, remaja dan anak-anak di sarankan untuk menghindari minuman energi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *