Apakah Darah Encer Berbahaya Bagi Tubuh ?

Pada beberapa kasus, banyak orang yang mengalami gangguan pada darahnya, misalkan leukimia (kanker darah putih), polisitemia (kanker darah merah), hipertensi (darah tinggi), anemia (kurang darah), hipotensi (tekanan darah rendah), sindrom antifosfolipid (darah kental), dan sebagainya. Lalu bagaimana jika darah encer ? apa itu bagus atau malah berbahaya ?

Sebenarnya tidak ada istilah terminologi mengenai darah encer atau gangguan kesehatan lain mengenai darah encer. Hanya saja, darah encer berkaitan dengan menurunnya hemostatis (pembekuan darah) yaitu reaksi tubuh untuk melindungi diri dari pendarahan, dan menghentikan kehilangan darah yang berlebihan.

Bagaimana Menentukan Darah Encer ?

Kekentalan darah harus diperiksakan untuk melihat kadar HB, hematokrit, laju endap darah dsb. Pemeriksaan tersebut bisa dengan metode Hematologi atau tes darah lengkap (CBC). Selain itu hematologi juga berfungsi untuk mengukur konsentrasi sel darah putih, sel darah merah, dan trombosit dalam darah. Hasil tes ini dapat membantu dokter dalam melakukan diagnosa penyakit seperti anemia, infeksi, dan masalah kesehatan potensial lainnya dengan gejala seperti kelelahan, kelemahan, dan memar. Tes ini juga dapat menunjukkan adanya kanker darah. Sehingga sangat berguna untuk menentukan darah yang anda miliki, termasuk normal atau tidak.

Bagaimana Bentuk Darah Yang Normal ?

Umumnya setiap orang memiliki perbedaan karakteristik darah, hal ini di golongkan ke dalam golongan darah seperti A, B, O, AB dsb. Dan setiap golongan darah tersebut juga memiliki jenisnya masing – masing. Untuk itu jangan khawatir jika anda memiliki darah encer. Golongan darah adalah ciri khusus darah dari suatu individu karena adanya perbedaan jenis karbohidrat dan protein pada permukaan membran sel darah merah. Dengan kata lain, golongan darah ditentukan oleh jumlah zat (antigen) yang terkandung di dalam sel darah merah.

Antigen adalah sebuah zat yang merangsang respon imun, terutama dalam menghasilkan antibodi (kekebalan tubuh). Antigen biasanya berupa protein atau polisakarida (ribuan zat dalam darah), tetapi dapat juga berupa molekul lainnya, termasuk hapten (molekul kecil) yang bergabung dengan protein – pembawa atau carrier (pemicu respon imun).

Jika Darah Encer Dengan Penyakit ?

Pada kasus stroke, perdarahan yang ditandai dengan pecahnya pembuluh darah di otak, maka kasus darah encer ini bisa menjadi hal yang negative. Mengapa ? Karena hal ini bisa memperparah keadaan dan menambah pendarahan semakin dalam di pembuluh darah otak. Selain itu pada kasus hipertensi, darah encer ini tidak sepenuhnya membantu. Malah yang harus dilakukan untuk mengatasinya adalah dengan menurunkan tekanan darah, karena di saat seperti itu, pembuluh darah akan sangat rapuh dan mudah pecah.

Jadi kasus darah encer ini tidak sepenuhnya salah atau benar. Itu tergantung kepada kondisi klinis dan penyakit yang idap penderita. Selain itu, komponen utama yang bisa mengganggu kondisi peredaran darah adalah kolesterol, gula darah, sodium dan sebagainya. Sehingga hal ini butuh pengecekan dan uji laboratorium.

Bagaimana Jika Ada Gangguan Darah ?

perlu diketahui, darah merupakan bagian yang sangat penting dalam kehidupan kita. Tidak ada komponen yang tidak penting dalam tubuh kita. Darah berfungsi untuk mengangkut oksigen dan karbondioksida dalam proses pernafasan. Darah membantu mengantarkan nutrisi dari pencernaan ke organ lain dalam tubuh kita. Selain itu darah juga merupakan sumber energi untuk tubuh kita.

Saat seseorang kekurangan darah (anemia), maka bisa mengakibatkan hal fatal. Dengan lebih atau kurangnya jumlah darah dalam tubuh, maka bisa menyebabkan masalah kesehatan yang serius, itu menunjukan bahwa darah begitu penting dalam kehidupan kita dan jumlahnya harus seimbang.

Sedikit saja ada gangguan terhadap darah, maka organ lainnya akan merasakan akibat yang begitu fatal. Apalagi syaraf, sel, atau jaringan otak kita akan mudah mati jika tidak cepat mendapatkan darah akibatnya terjadi stroke bahkan kematian.

Mengapa Darah Harus Encer ?

Saat darah mengental seperti pada sindrom darah kental, maka jantung akan kesulitan untuk memompa darah. Kerja jantung akan menjadi lebih ekstra keras untuk menyerap darah dari tubuh kemudian mengedarkannya lagi. Seperti anda mencoba mendorong mobil sendirian, meskipun anda mengeluarkan tenaga ekstra, mobil tetap saja tidak bergerak atau bergerak sedikit. Akibatnya hal yang anda lakukan menjadi sia – sia, dan menjadikan anda kelelahan dan mengharuskan anda istirahat. Itulah yang terjadi jika darah mengental, jantung akan kelelahan untuk memompa darah yang kental. Tapi jantung tidak bisa istirahat kan ? Jika istirahat sedetik saja, maka nyawa penderita bisa melayang.

Dengan encernya darah, maka jantung akan lebih mudah memompa darah. Jika kerja jantung normal, maka organ yang lainnya pun bisa sehat. Tidak ada yang menginginkan sakit bukan ? Untuk itu jagalah selalu kondisi tubuh anda. Banyak yang perlu anda perhatikan untuk merawat diri anda. Anda bertanggung jawab atas semua yang terjadi pada organ tubuh anda. Pastikan diri anda sehat dan baik baik saja dengan rutin olahraga, menjaga asupan nutrisi dan memeriksakan diri anda ke dokter.

Terimakasih telah mengunjungi website kami, semoga bermanfaat 🙂

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *