Apakah Kopi Bermanfaat Baik untuk Penderita Diabetes?

Ketika anda memiliki penyakit diabetes mungkin pemilihan makanan menjadi hal baik yang bisa anda lakukan. Karena apa yang di makan dan di minum oleh para penderita diabetes merupakan hal yang akan memiliki reaksi langsung pada pada kadar glukosa dalam darah anda.

Pada tahun 2012 sekitar 29 juta orang setara dengan 9% dari semua orang dewasa menderita penyakit diabetes tipe 2. Bagi sebagian orang, mereka memulai hari-harinya dengan secangkir kopi.

Sebuah studi baru-baru ini menunjukan bahwa orang yang meminum kopi dapat menurunkan risiko penyakit diabetes. Kemudian, yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana dengan mereka yang sudah menderita diabetes? Apakah kopi atau kafein dalam kopi akan bermasalah untuk penderita diabetes? Anda akan mengetahui jawaban dari pertanyaan yang anda ajukan ketika sudah selesai membaca artikel ini.

Kafein dan Diabetes

Menurut Diabetes Association Amerika pada tahun 2012, sekitar 29.100.000 orang Amerika atau 9,3% dari populasi, mereka menderita diabetes. Sekitar 8,1 juta dari 29.100.000 tidak terdiagnosis.

Organisasi Kesehatan Dunia melaporkan bahwa jumlah penderita diabetes di seluruh dunia pada tahun 2014 mencapai 422 juta. Glukosa dalam tubuh berasal dari makanan dan minuman serta yang dibuat oleh hati. Insulin adalah hormon alami dalam tubuh dan membantu tubuh untuk menyerap glukosa.

Sebuah studi yang dipimpin oleh Harvard School of Pubic Health telah menunjukkan bahwa orang yang meningkatkan jumlah kopi yang mereka minum lebih dari satu cangkir per hari selama periode 4 tahun memiliki risiko 11 persen lebih rendah untuk diabetes tipe 2 dibandingkan mereka yang tidak membuat perubahan asupan kopi mereka.

Apakah kopi bisa mencegah Diabetes?

Penelitian menunjukkan kopi mungkin bisa mencegah diabetes. Diatas sudah dijelaskan bahwa peneliti Harvard menemukan orang yang meningkatkan asupan kopi lebih dari satu cangkir setiap hari, memiliki risiko 11% lebih rendah terkena diabetes tipe 2. Mereka yang mengurangi konsumsi kopi dengan satu cangkir memiliki risiko peningkatan dan mengembangkan diabetes sekitar 17%.

Mengkonsumsi kopi akan memiliki hasil yang berbeda untuk orang yang sudah memiliki diabetes. Satu studi menunjukkan bahwa mengkonsumsi satu cangkir kopi sebelum makan dapat menyebabkan kadar gula darah yang lebih tinggi jika di bandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi kopi setelah makan.

Hal tersebut hanya berlaku bagi mereka yang sudah memiliki penyakit diabetes. Akibatnya, jika mereka yang sudah menderita diabetes kemudian mengkonsumsi kopi sebelum makan, hal itu bisa menimbulkan bahaya bagi mereka. Pemantauan diri mungkin akan menjawab pertanyaan ini.

Studi yang sedang berlangsung tentang kopi mengungkapkan bahwa kopi memang memiliki beberapa manfaat kesehatan. Kopi mungkin dapat melindungi orang terhadap batu empedu, penyakit hati, kanker, penyakit Parkinson, dan asam urat serta membantu mencegah diabetes tipe 2. Penelitian telah menunjukkan bahwa kopi dapat meminimalkan risiko depresi dan dapat membantu meningkatkan fokus dan kejelasan.

Bagaimana dengan kopi tanpa kafein?

Disisi lain, kopi tanpa kafein mungkin akan memiliki manfaat yang lebih besar untuk penderita diabetes jika di bandingkan dengan kopi yang memiliki kandungan kafein, meski sebenarnya keduanya memiliki manfaat baik untuk penderita diabetes.

Sebuah studi dari University of Minnesota menemukan bahwa wanita yang meminum secangkir kopi tanpa kafein secara signifikan mengurangi risiko pengembangan diabetes dibandingkan dengan wanita yang minum secangkir kopi yang berkafein. Hal yang perlu di ketahui adalah kopi tidak selalu mempengaruhi seseorang dengan cara yang sama.

Jika anda tidak ingin memiliki risiko, maka air adalah minuman terbaik untuk penderita diabetes. Namun, jika anda ingin mengkonsumsi kopi meski anda memiliki penyakit diabetes, maka anda harus yakin untuk mengawasi kadar gula darah anda.

Apakah mereka yang memiliki kebiasaan mengkonsumsi kopi dapat terkena Diabetes?

Beberapa studi telah menunjukkan bahwa mereka yang memiliki kebiasaan mengkonsumsi kopi tidak akan mengalami peningkatan gula darah dan insulin.

Justru sebaliknya, mereka yang memiliki kebiasaan mengkonsumsi kopi akan mengalami perbaikan dalam fungsi hati dan sel lemak dengan cara meningkatkan kadar hormon yang bermanfaat bagi tubuh seperti adiponektin. Faktor tersebut akan memiliki manfaat dalam jangka panjang jika mengkonsumsi kopi.

Intinya adalah ketika anda memulai untuk mengkonsumsi kopi, mungkin hal tersebut dapat meningkatkan kadar gula darah dan insulin dalam tubuh, namun dengan berjalannya waktu pada beberapa bulan bahkan tahun, kebiasaan orang yang sering mengkonsumsi kopi tersebut tidak akan mengalami peningkatan insulin dan kadar gula darah.Bahkan akan jauh lebih rendah jika di bandingkan dengan ketika awal anda memulai untuk mengkonsumsi kopi.

Apakah pecinta kopi harus merubah gaya hidup?

Untuk para pecinta kopi, mereka juga ingin minuman favorit mereka dihormati! Tidak ada perubahan gaya hidup untuk mereka pecinta kopi karena khawatir akan terkena penyakit diabetes. Karena kopi sama sekali tidak memiliki efek yang buruk bagi mereka yang menderita penyakit diabetes.

Apalagi jika anda belum mengetahui diabetes tipe berapa yang anda derita. Sebaiknya kenali perbedaan dari diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Karena orang yang menderita diabetes hanya perlu melakukan olahraga, istirahat cukup dan mengatur asupan makanan yang mereka makan.

Makanan dan minuman buruk bagi penderita diabetes mungkin akan lebih mempengaruhi mereka di bandingkan dengan mengkonsumsi secangkir kopi. Bagaimana? apakah anda masih percaya dengan kopi yang memiliki efek buruk untuk diabetes? Mitos kopi mungkin akan menjawab keraguan anda, bahwa kopi memiliki manfaat yang begitu besar untuk kesehatan tubuh manusia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *