Bahaya Mie Instan Bagi Kesehatan Jantung Menurut Para Ilmuwan

Mie instan merupakan salah satu makanan cepat saji yang paling banyak diminati oleh semua kalangan, mulai dari anak-anak termasuk orang dewasa. Biasanya makanan ini sering kita temukan pada anak-anak sekolah dan orang-orang yang cukup sibuk untuk memasak. Mie instan memiliki rasa yang baik dan lezat sehingga tidak asing jika banyak orang yang menyukai makanan cepat saji tersebut.

Sedangkan, jika anda terlalu sering bahkan dengan sengaja secara rutin mengkonsumsi mie instan sebenarnya akan membahayakan kesehatan anda salah satunya adalah jantung. Mengapa mie instan begitu berbahaya untuk dikonsumsi? Mie instan dikatakan bahaya karena sangat rendah dengan gizi, tinggi lemak, kalori dan sodium. Selain itu, bahaya mie instan tidak terlihat secara langsung, anda akan merasa kembung, dan akan mengalami gangguan pencernaan yang tidak lancar.

Baru-baru ini dunia mengatakan bahwasanya terdapat sekitar 102.700.000.000 porsi mie instan yang dikonsumsi setiap tahunnya. Menurut sebuah laporan yang diterbitkan oleh World Association Instant Noodles, India merupakan negara keempat yang mengkonsumsi mie instan dengan 5,5 miliar porsi pertahun.

Untuk itu, di artikel ini akan dijelaskan bahaya mie instan untuk kesehatan jantung manusia, agar dapat mencegah statistik yang bertujuan untuk menyederhanakan dan membawa negara Indonesia untuk tidak terlalu berlebihan dalam mengkonsumsi makanan cepat saji yang satu ini.

Ilmuwan Amerika Serikat baru-baru ini menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi mie instan dua sampai tiga kali dalam seminggu dapat meningkatkan risiko untuk mengembangkan sindrom kardiometabolik yang dapat menimbulkan penyakit jantung bahkan stroke dan diabetes.

Temuan yang dipublikasikan di The Journal Of Nutrition memberikan keterangan baru tentang bahaya mie instan bagi kesehatan jantung di seluruh dunia.

Faktor lain yang paling potensial adalah bahan kimia yang disebut bisphenol A (BPA) yang digunakan untuk mengemas mie instan dalam wadah styrofoam.

Penelitian terbaru telah menunjukkan bahwa BPA dapat mengganggu cara hormon untuk mengirimkan nutrisi melalui tubuh, khususnya hormon esterogen.

Peneltian tersebut dianggap penting karena banyak orang yang mengkonsumsi mie instan tanpa mengetahui risiko kesehatan yang akan timbul pada tubuh.

Sebuah studi terbaru mengidentifikasi efek negatif dari mie instan pada kesehatan jantung perempuan. Studi terbaru tersebut diterbitkan pada awal bulan ini dalam Journal Of Nutrition telah menemukan hubungan antara konsumsi mie instan dengan kerusakan jantung pada wanita.

Studi yang dipimpin oleh pemimpin peneliti Dr Hyun Shin dari Baylor University Medical Center menganalisis bahwa konsumsi mie instan yang diakibatkan dari diet yang mereka lakukan dapat menunjukkan prevalensi yang lebih tinggi dari sindrom metabolik.

Selain itu, ada salah satu peneliti yang mengatakan bahwa mie instan tidak sehat karena kandungan yang terdapat didalamnya seperti MSG, lemak jenuh dan sodium yang diyakini dapat mengganggu sistem pencernaan dan kerusakan jantung.

Jika anda sudah mengalami kerusakan jantung, kemungkinan besar anda juga akan terkena dampak dari kerusakan jantung tersebut. Komplikasi penyakit jantung, merupakan salah satu dampak yang ditimbulkan dari kerusakan jantung.

Selain beberapa penelitian yang telah disebutkan diatas tersebut, seorang dokter yang bernama Dr. Branden Kuo dari Massachusetts General Hospital melakukan percobaan pertama dengan memasukkan kamera pil berukuran kecil untuk melihat apa yang terjadi didalam perut dan saluran pencernaan setelah anda makan mie instan.

Hasilnya menakjubkan, anda dapat melihat mie instan secara utuh didalam perut bahkan setelah dua jam. Ketika makanan yang anda makan tetap dalam keadaan utuh, maka hal tersebut dapat berdampak pada penyerapan nutrisi pada bagian tubuh yang lain termasuk jantung.

Kemudian, para ahli kesehatan lainnya juga mengatakan bahwa anak-anak yang mengkonsumsi mie instan merupakan anak-anak yang memiliki masa depan buruk karena kebiasaan buruk tersebut dapat menurunkan substansi kesehatan pada masa mendatang sehingga akan mudah terserang berbagai penyakit dan akan memiliki jantung yang sudah tidak sehat lagi, akibat kebiasaan buruk dengan mengkonsumsi mie instan pada masa muda mereka.

Meski banyak orang yang mengatakan bahwa dengan mencampurkan mie instan dengan sayuran dan daging akan menjadi lebih sehat, mie instan tetaplah makanan olahan yang lebih banyak mengandung bahan-bahan buruk didalamnya.

Makanan olahan pada umumnya mengandung jumlah gula dan garam yang tinggi, itu sebabnya bagaimanapun anda harus tetap memiliki persiapan agar dapat terhindar dari bahaya mie instan, atau bahkan jika perlu sebaiknya anda tidak mengkonsumsinya sama sekali.

Tidak ada nutrisi yang anda dapatkan dari mie instan dan bahayanya juga sudah jelas bagi tubuh manusia, lalu mengapa anda masih tetap saja mengkonsumsi mie instan? Hal yang harus anda ketahui adalah dampak buruk dari fast food tidak hanya membahayakan jantung, namun juga dapat membahayakan organ tubuh yang lainnya seperti yang dijelaskan diatas, dapat menimbulkan stroke dan penyakit diabetes.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *