Cara Mengobati Asma dengan Minyak Ikan

Asma merupakan suatu kondisi pernapasan yang terjadi pada saat paru-paru dan saluran udara mengalami peradangan. Faktor penyebab lain yang dapat memicu terjadinya serangan asma adalah stress, polusi lingkungan atau bahkan dari bulu hewan peliharaan.

Paru-paru juga menghasilkan lendir tebal sehingga dapat membuat anda menjadi kesulitan benapas serta mengalami batuk dan mengi. Biasanya asma seringkali diatasi dengan obat-obatan yang dapat membantu melegakan saluran udara.

Tetapi kali ini berbeda, anda bisa mengobati asma dengan minyak ikan. Kenapa minyak ikan? Minyak ikan mengandung asam lemak omega-3 yang dapat berguna untuk membantu jutaan orang dengan penyakit asma sehingga mereka dapat bernapas dengan mudah.

Efektivitas Minyak Ikan

Penelitian terbaru yang muncul pada bulan februari tahun 2017 yang diterbitkan dalam Journal Of Clinical Investigation-Insight telah menunjukan bahwa omega-3 memiliki peranan penting untuk mengurangi berbagai jenis penyakit termasuk asma. Pernyataan tersebut tentunya telah menambah bukti bahwa minyak ikan memang benar-benar dapat dijadikan obat untuk mengatasi asma.

Hasil penelitian sebelumnya yang telah dilakukan pada bulan November tahun 2000 juga telah menunjukan bahwa dengan minyak ikan anak-anak dan orang dewasa yang memiliki penyakit asma bisa disembuhkan. Tetapi, hal yang harus anda ketahui adalah bahwa tidak setiap minyak ikan dapat dijadikan sebagai obat asma.

Hal tersebut dapat dikemukakan karena semakin banyak ilmuwan yang mulai untuk mempelajari minyak ikan. Misalnya saja, jika anda makan ikan asin, maka hal tersebut dapat meningkatkan frekuensi asma. Para peneliti mencatat bahwa minyak ikan dapat merusak beberapa kemampuan alami tubuh untuk melawan peradangan yang terkait dengan asma.

Tetapi, jika anda menggunakan minyak ikan secara berlebihan maka dapat meningkatkan gejala asma dalam kasus kondisi asma yang ringan dan sedang. Bagaimana cara kerja minyak ikan dalam mengobati asma? Seperti yang sudah dikatakan diatas bahwa ikan mengandung asam lemak omega-3.

Setiap sel dalam tubuh termasuk yang terdapat pada lapisan paru-paru, bisa menggunakan asam lemak esensial dari ikan untuk membuat hormon yang dapat mengatur peradangan. Tubuh menggunakan lemak dalam ikan dan minyak ikan untuk “Mematikan” Leukotrin yang menarik sel darah putih kedalam paru-paru.

Ikan dan minyak ikan dapat meningkatkan kegunaan dari inhaler. Nutrisi terpenting adalah bahwa minyak ikan dapat meningkatkan efektivitas untuk mengurangi respon sistem kekebalan tubuh pada lemak jahat. Bahkan, minyak ikan dapat membantu mengurangi gejala asma pada saat tidak ada obat untuk digunakan.

Efek samping Minyak Ikan

Meski minyak ikan dapat dijadikan salah satu alternatif untuk mengatasi asma, tetapi ini tidak terlepas dari efek samping yang akan muncul setelah anda menggunakan minyak ikan tersebut. Jika anda mengkonsumsi 3 miligram minyak ikan setiap harinya, mungkin anda akan mendapatkan efek samping dari penggunaan tersebut seperti bersendawa, bau mulut, mimisan dan mencret.

Kemudian, jika anda mengambil lebih dari 3 miligram dalam setiap harinya, maka efek samping yang akan muncul pada tubuh anda kemungkinan besar adalah bahwa anda akan memiliki risiko untuk mendapatkan pendarahan. Mengapa demikian? Sebab, dosis diatas 3 miligram sangat tidak aman dan dapat mengganggu efisiensi dari sistem kekebalan tubuh.

Bahkan, menurut MedlinePlus jika anda menggunakan minyak ikan dalam jumlah besar, maka dapat meningkatkan kadar kolesterol anda. Minyak ikan juga tidak cocok untuk semua orang, hanya orang-orang tertentu yang bisa mengkonsumsinya.

Beberapa kondisi termasuk depresi, gangguan bipolar, hipertensi dan HIV sangat tidak dianjurkan karena dapat menimbulkan kontraindikasi (Situasi dimana obat tertentu tidak dianjurkan karena dapat meningkatkan risiko, karena dapat memicu terjadinya alergi).

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *