Cara Menjaga Kesuburan Agar Tetap Sehat

Kesuburan wanita bisa rusak oleh beberapa obat-obatan kanker. Banyak perempuan muda menghadapi diagnosis kanker karena ingin memiliki anak dimasa depan.

Beberapa orang mungkin tidak tahu bahwa mereka memiliki pilihan untuk melindungi kesuburan mereka. Tetapi jika mereka sibuk mengurus karir atau pendidikan dan bertekad untuk menghindari kehamilan selama satu tahun.

Seharusnya anda setidaknya khawatir tentang kemungkinan bahwa pada usia 30 tahun anda akan mengalami penurunan dari kesuburan. Berikut adalah cara menjaga kesuburan agar tetap sehat yang dapat anda lakukan.

Gaya hidup sehat

Hal ini sangat penting untuk menjaga kesehatan anda dari sekarang. Bahkan jika anda berfikir untuk mendapatkan kehamilan dalam waktu dekat. Salah satu cara untuk melindungi kesuburan anda yaitu dengan cara berolahraga dan makan berbagai makanan bergizi setiap hari.

Perempuan dengan berat badan yang sehat sering merasa lebih mudah untuk hamil dibandingkan dengan wanita kurus dan gemuk karena akan memiliki kesulitan untuk mendapatkan kehamilan. Selain itu, karena setengah dari kehamilan tidak direncanakan maka penting bagi anda untuk melindungi diri sendiri dan calon janin anak anda sebelum lahir.

Bagaimana caranya? dengan mengambil multivitamin harian yang mengandung 400 mikrogram asam folat. Asam folat sangat penting dikonsumsi sebelum dan selama kehamilan untuk mencegah cacat lahir.

Kemudian, jangan lupa untuk mengunjungi dokter setiap tahun. Dokter kandungan dapat menyaring anda dari penyakit menular seksual (PMS) dan mengajarkan anda bagaimana cara untuk menjaga kebugaran serta menjaga kesuburan agar tetap berada dalam keadaan yang sehat.

Fisis rutin dengan dokter dapat mendiagnosis kemungkinan masalah yang terjadi seperti obesitas, depresi, diabetes, dan tekanan darah tinggi. Kondisi kesehatan ini dapat berkembang ketika anda masih muda dan menyebabkan masalah bagi anda di kemudian hari termasuk selam kehamilan.

Hindari zat berbahaya

Seiring dengan PMS, bahaya yang ditimbulkan rokok pada bayi dan anak-anak. Dapat juga membahayakan peluang anda untuk hamil di kemudian hari. Sejumlah penelitian telah menghubungkan kebiasaan merokok dengan infertilitas.

Jika pasangan anda merokok atau anda sendiri secara teratur melakukan kebiasaan tersebut, maka kemungkinan juga dapat mempengaruhi kesuburan anda dimasa depan. Asap rokok diketahui dapat menyebabkan masalah pada kesuburan.

Termasuk dengan bahan-bahan kimia lainnya yang terlalu bahaya. Wanita yang berencarana untuk hamil harus menghindari paparan jangka panjang untuk bahan kimia yang berbahaya. Seperti pupuk, dan pestisida. Bahkan bahan kimia rumah tangga mungkin akan memiliki masalah bagi anda.

Penelitian lainnya tentang kesuburan ternyata telah dikaitkan dengan zat yang umum yaitu phthalates yang dapat menyebabkan cacat lahir pada jenis kelamin laki-laki. Kimia lain yang dapat membahayakan kesuburan anda adalah benzena yang sering ditemukan di karet, pewarna, detergen, cat dan cat kuku. Mungkin zat-zat tersebut memiliki keterkaitan dengan masalah kesuburan wanita.

Sementara itu, banyak wanita yang dapat hamil di usia 30-an dan awal 40-an. Kesuburan wanita akan mulai menurun sebelum anda berusia 30 tahun. Tingkat keguguran mulai meningkat pada saat ini. Bersama dengan kesempatan memiliki anak dengan kelahiran yang cacat.

The American Fertility Association menyarankan pada perempuan untuk berpikir dua kali jika anda menunda kehamilan sampai pada usia 35 tahun. Jika anda melakukan untuk menunda kehamilan, kemungkinan besar anda akan mengalami rintangan pada saat anda melakukan program kehamilan.

Menjaga berat badan

Anda harus memiliki berat badan yang ideal. Tidak boleh turun dan tidak boleh naik. Terbukti jika seseorang mengalami kekurangan atau kelebihan berat badan dapat berdampak pada kesuburan.

Cobalah untuk menghubungkannya dengan latihan rutin yang anda nikmati. Selain itu anda juga harus menghindari makanan olahan dan gula sebanyak mungkin dan makan makanan organik agar tidak terlalu banyak lemak dalam tubuh anda.

Wanita gemuk mungkin terlalu banyak memiliki esterogen karena terlalu banyak lemak dalam tubuh mereka yang dapat berkontribusi untuk masalah kesuburan.

Sama halnya dengan lemak tubuh yang rendah maka dapat menyebabkan ovulasi berhenti. Termasuk juga beberapa lemak sehat dalam diet seperti minyak ikan, minyak kelapa dan berbagai macam sayuran dan kacang-kacangan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *