Gangguan Hipertensi Selama Kehamilan

Hipertensi merupakan kondisi kesehatan paling umum yang ditemui selama kehamilan. Gangguan hipertensi selam kehamilan diklasifikasikan menjadi hipertensi kronis dan hipertensi gestasional (hipertensi kronis yang sering ditemui pada trimester kedua kehamilan). Hipertensi kronis mengacu pada tekanan darah yang sudah ada sebelum kehamilan.

Timbulnya tekanan darah tinggi selama kehamilan dapat menjadi tanda preeklamsia. Meski tekanan darah tinggi dan preeklamsia memiliki keterkaitan, namun keduanya merupakan dua hal yang berbeda. Jika anda didiagnosis memiliki hipertensi sebelum hamil, mungkin anda akan bertanya-tanya apakah tekanan darah tinggi tersebut akan mempengaruhi kehamilan atau tidak. Kemudian, bagaimana cara mengontrolnya? Simak jawabannya berikut dibawah ini.

Tekanan darah tinggi selama kehamilan

Apakah saya bisa memiliki kehamilan yang sehat dengan tekanan darah tinggi? Anda akan sangat ideal jika memeriksakan diri terlebih dahulu sebelum anda hamil. Sehingga tekanan darah anda akan lebih mudah terkontrol sehingga tidak akan membahayakan bayi anda. Selama kehamilan, hipertensi kronis dapat memperburuk terlebih jika anda mengembangkan preeklamsia.

Jika hal tersebut terjadi maka kemungkinan besar akan terjadi komplikasi seperti gagal jantung kongestif, perubahan visi,stroke, kejang, dan memiliki masalah hati atau bahkan ginjal. Apakah saya bisa mengembangkan preeklamsia? Preeklamsia merupakan tekanan darah tinggi yang terjadi secara ekslusif selama kehamilan. Oleh sebab itu, jika tekanan darah tinggi kronis berada dibawah kontrol sebelum anda hamil kemungkinan besar anda dapat mengembangkan preeklamsia.

Dokter biasanya akan merekomendasikan beberapa obat untuk anda konsumsi, tetapi biasanya obat-obatan tersebut dapat menimbulkan efek samping baik pada ibu yang mengandung maupun pada janin yang ada dalam kandungan. Lalu, apakah ada solusi yang lebih efektif untuk mengatasi masalah tersebut? Ada. Anda bisa mengobati hipertensi dengan cara yang lebih aman dan efektif tentunya tidak menimbulkan efek samping.

Apakah Hipertensi akan berisiko tinggi Selama Kehamilan?

Kondisi medis yang kronis merupakan salah satu indikator dari kehamilan yang berisiko tinggi. Hipertensi termasuk kedalam kondisi medis yang kronis, itu artinya kehamilan anda akan berisiko tinggi. Kehamilan yang berisiko tinggi biasanya membutuhkan saran ahli dan perawatan dari spesialis kesehatan. Masih tidak percaya? Apakah mungkin hipertensi dapat mempengaruhi bayi dalam kandungan?

Bayi dalam kandungan tentu akan terpengaruh, jika anda memiliki hipertensi selama kehamilan, maka bayi yang dilahirkan juga akan memiliki hipertensi kronis. Ini semacam faktor genetika yang biasa berjalan dalam keluarga. Hipertensi kronis akan memiliki efek yang buruk bagi bayi pada saat berkembang. Efek buruk yang mungkin terjadi adalah sebagai berikut ini.

  • Penurunan pertumbuhan bayi.
  • Berisiko memiliki masalah pernapasan sebelum atau selama persalinan.
  • Memiliki risiko yang lebih tinggi dari Placental abruption ( dimana plasenta memisahkan diri dari uterus sebelum persalinan).
  • Akan memiliki efek samping dari obat-obatan yang mungkin pernah anda makan.

Selain dari yang disebutkan diatas, ada juga beberapa risiko lainnya yang disebabkan oleh darah tinggi selama kehamilan. Seperti berikut ini.

  1. Penurunan aliran darah ke plasenta. Jika plasenta tidak mendapatkan darah yang cukup kemungkinan bayi dalam kandungan akan mengalami kekurangan oksigen dan mendapatkan lebih sedikit nutrisi. Hal tersebut dapat menyebabkan pertumbuhan yang lambat dan berat badan rendah pada saat bayi dilahirkan.
  2. Solusio plasenta. Preeklamsia dapat meningkatkan risiko solusio plasenta dimana plasenta akan terlepas dari dinding rahim sebelum masa persalinan berlangsung.
  3. Penyakit kardiovaskular dimasa depan. Jika anda memiliki hipertensi selama kehamilan maka dapat mengembangkan preeklamsia dan meningkatkan penyakit jantung dimasa depan. Risikonya akan lebih besar jika anda sudah mengalami preeklamsia lebih dari satu kali.

Cara Mengelola Hipertensi Selama Kehamilan

Bagaimana cara saya mengelola tekanan darah tinggi selama kehamilan? Berikut adalah cara yang bisa anda gunakan untuk mengontrol tekanan darah tinggi selama kehamilan. Cara-cara ini kemungkinan besar akan berhasil untuk mengelola diri anda selama hamil, merawat diri sendiri adalah cara baik yang dapat dilakukan untuk merawat perkembangan bayi anda.

  1. Makan makanan sehat. Terutama batasi asupan natrium (garam) selama kehamilan
  2. Jangan terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan yang mengandung bahan-bahan kimia
  3. Tetap aktif selama kehamilan. Aktivitas fisik akan membuat anda lebih sehat dibandingkan dengan menghabiskan waktu untuk selalu tidur di kamar.
  4. Jangan merokok, jauhkan alkohol dan tidak boleh mengambil atau menggunakan obat-obatan terlarang
  5. Mengontrol berat badan. Berat badan juga memiliki peranan besar dalam pengembangan hipertensi. Jadi ada baiknya jika anda selalu memonitor berat badan.

Mengobati hipertensi adalah cara paling ampuh yang bisa anda lakukan. Jika sebelumnya banyak orang yang mengatakan bahwa hipertensi itu tidak bisa diobati, maka anda sekarang berhak untuk mengubah pernyataan tersebut. Karena sudah terbukti ada solusi yang dapat mengatasi hipertensi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *