Gejala dan Penyebab dari Penyakit Osteoporosis

Penyakit Osteoporosis dapat meningkatkan ukuran ruang-ruang sehingga tulang kehilangan kepadatan dan kekuatan. Orang dengan Osteoporosis berada pada risiko tinggi mengalami patah tulang ketika terlibat dalam kegiatan rutin seperti berdiri atau berjalan.

Lima puluh tiga juta orang memiliki Osteoporosis dan berisiko tinggi untuk mengembangkannya. Tulang yang paling sering terkena Osteoporosis adalah pergelangan tangan, pinggul, tulang belakang, dan tulang rusuk.

Apa yang menyebabkan Osteoporosis?

Faktor penyebab terbesar dari osteoporosis adalah usia. Selain itu, menopause juga dapat menyebabkan tubuh wanita kehilangan tulang lebih cepat. Meski pria juga akan terkena osteoporosis tetapi pria akan terkena osteoporosis pada tingkat yang lebih lambat. Faktor risiko lain yang termasuk adalah di bawah ini :

  • Menjadi perempuan
  • Menjadi dewasa yang lebih tua
  • Menjadi penduduk Kaukasia atau Asia
  • Memiliki riwayat keluarga / genetika
  • Memiliki nutrisi buruk
  • Memiliki aktivitas fisik
  • Memiliki kebiasaan merokok
  • Mengkonsumsi dan meminum obat tertentu
  • Memiliki berat badan yang rendah

Bagaimana Gejala dari Osteoporosis?

Pada tahap awal kehilangan tulang biasanya tidak ada gejala. Namun ketika tulang anda mengalami kelemahan akibat Osteoporosis, mungkin beberapa gejala ini akan timbul pada tubuh anda. Berikut adalah gejala yang di timbulkan :

  • Sakit punggung, disebabkan oleh tulang belakang yang retak atau roboh
  • Fostur tubuh membungkuk dari waktu ke waktu
  • Mengalami patah tulang pada usia yang masih muda

Selain dari ke-3 gejala di atas, mungkin anda juga akan memiliki faktor risiko yang di sebabkan dari kadar hormon. Mungkin anda memiliki kadar hormon yang berlebih atau bahkan kurang, berikut adalah faktor risikonya :

  • Hormon seks. Menurunkan kadar hormon seks cenderung dapat melemahkan tulang. Penurunan kadar estrogen pada wanita menopause adalah salah satu faktor risiko terkuat untuk mengembangkan osteoporosis. Pria mengalami penurunan bertahap dalam kadar testosteron dengan bertambahnya usia mereka. Pengobatan untuk kanker prostat yang mengurangi kadar testosteron pada pria dan pengobatan untuk kanker payudara yang mengurangi kadar estrogen pada wanita cenderung untuk mempercepat keropos tulang.
  • Masalah tiroid. Terlalu banyak hormon tiroid dapat menyebabkan hilangnya tulang. Hal ini dapat terjadi jika tiroid anda terlalu aktif atau jika anda mengambil terlalu banyak obat hormon tiroid untuk mengobati tiroid yang kurang aktif.
  • Kelenjar lainnya. Osteoporosis juga telah dikaitkan dengan paratiroid yang terlalu aktif dan kelenjar adrenal.

Apakah komplikasi yang ditimbulkan?

Patah tulang, terutama pada tulang belakang atau pinggul, adalah komplikasi yang paling serius dari Osteoporosis. Patah tulang pinggul sering disebabkan oleh jatuh dan dapat mengakibatkan kecacatan bahkan peningkatan risiko kematian dalam tahun pertama setelah cedera.

Dalam beberapa kasus, fraktur tulang belakang dapat terjadi bahkan meski anda tidak pernah jatuh. Tulang yang membentuk tulang belakang pada tubuh anda (vertebra) dapat melemah ke titik dimana tulang tersebut mengalami penggumpalan yang dapat mengakibatkan sakit punggung dan postur maju membungkuk.

Bagaimana cara mencegah Osteoporosis?

1. Memastikan asupan kalsium yang cukup.

Sekitar 1.000-1.200 mg per hari, namun untuk wanita pada usia sekitar 50 sampai 70 tahun dibutuhkan kalsium dengan jumlah yang lebih tinggi. Kalsium tersedia dalam makanan atau melalui suplemen.

2. Memastikan asupan vitamin D yang cukup.

Dokter dapat membantu memantau ini, dan suplemen mungkin diperlukan bagi siapa saja. Vitamin D disintesis melalui aksi sinar matahari pada kulit, dan tersedia melalui makanan yang diperkaya dengan kuning telur, ikan laut, dan hati. Jumlah harian yang direkomendasikan adalah 600 sampai 800 mg pada pria dan wanita di atas usia 70 tahun.

3. Berhenti merokok.

(ini mempengaruhi sejumlah faktor, termasuk mengurangi pertumbuhan tulang baru dan menurunkan kadar estrogen perempuan). Rokok juga tidak hanya membahayakan tulang, rokok juga memiliki bahaya lain pada tubuh manusia. Berikut ini adalah bahaya rokok bagi kesehatan manusia.

4. Kurangi konsumsi alkohol.

Asupan alkohol tinggi juga terkait dengan faktor risiko lain, seperti gizi buruk dan peningkatan risiko kecelakaan. Begitu banyak pengaruh buruk alkohol pada tubuh manusia, untuk itu sebaiknya anda mulai berhenti merokok dari sekarang.

Selain itu anda bisa melakukan latihan seperti latihan  beban, termasuk berjalan, untuk mempromosikan tulang yang sehat dan memperkuat tulang dengan dukungan dari otot. Latihan seperti yoga juga dapat mempromosikan fostur dan keseimbangan serta mengurangi risiko jatuh dan patah tulang.

5. konsumsi soda.

Beberapa temuan menunjukkan bahwa soda dapat menyebabkan hilangnya tulang dalam tubuh anda. Disarankan untuk anda yang tidak ingin terkena Osteoporosis jangan menggantikan asupan kalsium dengan soda, mungkin memanda ada fosfor yang bermanfaat dalam soda, tetapi jika konsumsi fosfor terlalu berlebihan maka dapat menyebabkan tulang anda menjadi keropos.

Agar anda lebih mengetahui luas tentang Osteoporosis sebaiknya anda mencari informasi yang berhubungan dengan bagaimana cara menjaga tulang agar terhindar dari Osteoporosis. Jawaban tersebut akan mudah untuk ditemukan jika anda rajin mencari tahu informasi seputar kesehatan untuk mencegah datangnya suatu penyakit pada tubuh anda!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *