Gejala, Penyebab, dan Cara Membersihkan Darah Kotor (Alami)

Darah kotor adalah kondisi di mana darah tidak mengandung oksigen, melainkan mengandung toksin. Darah kotor dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan. Darah seharusnya mengangkut oksigen dan nutrisi yang diperlukan tubuh untuk memberikan organ tubuh kita makanan. Sebenarnya tidak ada istilah medis untuk menyebutkan darah kotor, istilah ini hanya sering digunakan masyarakat awam, semua darah bersifat bersih. Hanya saja darah harus di bebaskan dari toksin atau karbon dioksida untuk diisi dengan oksigen, setelah itu darah sudah bisa digunakan kembali oleh tubuh.

Gejala Darah Kotor

Kemungkinan darah kotor menyebabkan beberapa kondisi sebagai berikut :

  • Sakit kepala – hal ini disebabkan karena berkurangnya suplai okisgen ke otak, sehingga mengganggu keseimbangan otak dan kehilangan konstentrasi.
  • Sesak napas –  ketika tubuh tidak mendapatkan asupan oksigen, maka paru akan berjuang keras untuk mendapatkan oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida dalam tubuh.
  • Cepat lelah – hal ini kemungkinan karena terhambatnya asupan nutrisi karena darah kebanyakan mengandung karbonidoksida,.
  • Sakit dada – ini mungkin terjadi karena jantung berusaha keras untuk mengimbangi kerja paru dalam mengeluarkan karbonsioksida dan mengisi tubuh dengan oksigen. Jantung juga membutuhkan oksigen untuk melakuka pekerjaannya.

Penyebab Darah Kotor

Banyak sekali faktor yang dapat menyebabkan darah mengandung begitu banyak racun, diantaranya ialah :

  • Merokok – kita sudah mengetahui bahaya rokok. Rokok mengandung begitu banyak racun. Saat menghisap rokok, paru paru yang seharusnya mengambil oksigen malah mengambil asap rokok. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan terhadap saluran pernafasan maupun organ tubuh yang lain karena pada akhirnya racun tersebut akan beredar melalui aliran darah.
  • Gaya hidup – sekarang banyak sekali makanan spele yang bahkan ditambahkan zat – zat berbahaya. Untuk mengolah makanan sendiri saja kita harus selektif memilih bahan. Zat kimia yang terkandung dalam makanan atau minuman akan diolah oleh tubuh. Namun saat tubuh tidak bisa mengolahnya, zat tersebut akan mengendap dalam tubuh dan membuat kerusakan. Ditambah lagi anda tidak berusaha mengeluarkan zat tersebut dengan berolahraga, maka anda berisiko tinggi mengalami berbagai macam penyakit.
  • Polusi – atau udara kotor, ini sama halnya dengan merokok. Atau paparan radikal bebas, yang kemudian mempengaruhi kerja tubuh.
  • Penyakit – kebocoran pada jantung bisa menyebabkan tercampurnya darah yang belum dibersihkan dengan darah yang sudah bersih, TBC bisa menyebabkan karbondioksida menumpuk, dan gagal ginjal bisa menyebabkan zat racun menetap di dalam darah. Tak heran bila orang berpenyakit paru yang sudah kronis, kadar karbondioksidanya sangat tinggi.

Sebenarnya tubuh juga bisa mengatasi darah kotor sendiri. Manusia diciptakan sempurna dengan fungsi tubuh yang luar biasa. Namun fungsi tersebut harus kita jaga bukan ? Kita tidak boleh menyia – nyiakan pemberian Tuhan kita.

Bagaimana Cara Tubuh Membersihkan Darah Kotor ?

Paru – paru merupakan organ pernafasan, yang mana bertugas untuk menyimpan oksigen dalam kantung paru (alveoli). Jantung merupakan organ yang bekerja memompa darah. Ginjal merupakan organ yang berfungsi mengeluarkan racun dalam tubuh. Dan darah berfungsi untuk membawa hasil kerja organ ke organ lainnya.

Pada saat kita bernapas, paru akan menyimpan oksigen untuk selanjutnya di bawa oleh darah ke jantung. Dalam jantung terdapat rongga – rongga yang berfungsi untuk menyimpan darah yang kaya oksigen dan darah yang mengandung banyak karbondioksida. Darah yang mengandung karbondioksida, merupakan darah yang sudah digunakan oleh organ tubuh kita yang lainnya, darah tersebut akan di kirimkan ke paru – paru untuk dibuang, ini terjadi pada saat kita menghembuskan napas. Darah yang kaya oksigen sendiri akan di edarkan oleh jantung ke organ lainnya untuk memenuhi nutrisi mereka. Sedangkan zat racun yang berasal dari makanan / minuman akan dibuang oleh ginjal bersama dengan urin.

Namun terkadang, hal ini tidak bisa diproses oleh tubuh. Kemungkinan karena ada organ yang rusak atau karena banyaknya zat yang harus dikeluarkan. Dengan begitu kita harus mengambil tindakan untuk menolong tubuh kita sendiri.

Bagaimana Cara Membersihkan Darah Kotor ?

Ada banyak sekali tumbuhan di alam yang mampu mengatasi berbagai penyakit termasuk darah kotor, diantaranya adalah : Bawang putih, kunyit, teh hijau, kubis, alpukat, lemon, madu, sayuran hijau dsb.

Teknik lainnya yaitu dengan bantuan medis untuk mengeluarkan darah kotor atau dengan teknik bekam. Setelah darah dikeluarkan, asupan zat besi mungkin dibutuhkan agar jumlah darah dalam tubuh tetap seimbang.

Mitos – Mitos Darah Kotor

Biasanya orang awam sering mengaitkan beberapa kondisi sebagai pertanda darah kotor, diantaranya adalah :

  • Jerawat – ini tidak disebabkan oleh darah kotor melainkan karena beberapa kondisi kulit yang tidak sehat, seperti minyak berlebih, penumpukan sel kulit mati sehingga menyumbat pori-pori, dan bakteri.
  • Haid – bukan merupakan darah kotor, tetapi itu merupakan lapisan rahim luar yang mengelupas. Hal ini terjadi apabila rahim tidak dibuahi.
  • Bisul – merupakan kondisi bakteri yang menginfeksi folikel rambut, akibatnya terjadi peradangan.
  • Alergi – adalah respon imun terhadap zat asing seperti serbuk sari, debu, makanan, obat-obatan, hewan dsb. Reaksi alergi bisa berupa gatal, bersin – bersin,  bahkan asma.

Asupan nutrisi sangat penting, dengan tercukupinya kebutuhan organ tubuh kita, maka mereka akan berfungsi dengan baik. Organ yang berfungsi dengan baik akan menghindarkan kita dari berbagai macam penyakit. Dengan sehat, meskipun kita tidak bahagia, itu lebih baik 😀 Terimakasih sudah membaca 🙂

 

 

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *