Jenis-Jenis dan Cara Mengatasi Gangguan Makan pada Anak

Jika anda memiliki anak yang sulit makan, sebagai orangtua mungkin anda akan merasa khawatir. Apalagi jika anda seorang perempuan, ibu akan sangat khawatir tentang kecukupan nutrisi pada tubuh anaknya. Banyak sekali yang menjadi faktor penyebab dari sulitnya makan pada anak-anak termasuk faktor fisik dan psikologis.

Penyebab dari faktor fisik biasanya karena anak memiliki gangguan pada sistem pencernaan atau mungkin anak anda mengalami infeksi pada saluran pencernaannya. Sedangkan penyebab dari faktor psikologis antara lain adalah karena anak dipaksa untuk memakan makanan yang tidak dia sukai.

Suasana makan yang kurang menyenangkan, kondisi rumah tangga yang bermasalah atau bahkan anda sebagai orangtua tidak pernah makan bersama anak anda juga dapat menjadi penyebabnya. Kemudian, bagaimana cara mengatasinya? Apa yang akan anda lakukan jika anak anda tidak makan?

Jenis-Jenis Gangguan Makan

Meski ada sejumlah berbagai jenis gangguan makan, ada empat jenis umum dan kebanyakan orang memiliki disfungsional makan yang menyebabkan tubuh mereka jatuh pada salah satu jenis kategori berikut ini.

  • Anorexia

Ketika makan, anak anda akan sangat mengurangi kalori dengan tujuan untuk menurunkan berat badan dengan cepat yang dapat berakibat kematian. Mereka yang hidup dengan Anorixia dalam jangka panjang akan memiliki berat badan yang sehat untuk tipe tubuh, kelebihan berat badan, tidak memiliki siklus menstruasi, akan sangat terfokus pada asupan kalori, bentuk tubuh dan berat badan.

  • Bulimia

Bulimia didefinisikan dengan makan makanan dalam jumlah besar dan mencoba untuk menyingkirkan kalori ekstra. Contoh pembersihan termasuk olahraga, muntah. Mereka yang hidup dengan bulimia dapat makan secara kompulsif, diet secara terus menerus, terobsesi dengan berat badan,

  • Gangguan Pesta makan

Gangguan pesta makan adalah kebiasaan makan dengan baik diluar titik normal kompulsif. Mereka yang berjuang dengan gangguan pesta makan mungkin akan mengalami kelebihan berat badan, sering mengalami depresi dan perasaan terisolasi.

  • Gangguan makan lainnya

Kebanyakan orang yang memiliki gangguan masuk ke kategori yang terakhir ini. Anak-anak dan remaja sering mengalami gangguan makan yang bertujuan untuk diet namun seringkali mereka malah memperburuk gizi dan menimbulkan masalah kesehatan yang serius pada tubuh mereka. Intinya adalah gangguan makan apapun dapat menyebabkan masalah kesehatan mentak dan fisik yang ekstrim dan dapat berlangsung seumur hidup.

Cara Mengatasi Gangguan makan

Setelah melakukan penelitian dapat disimpulkan bahwa diagnosis pada jumlah anak dengan gangguan makan terus meningkat. Ketika seorang anak telah didiagnosis dengan gangguan makan, anda sebagai orangtua mungkin akan merasa putus asa dan tidak bisa melakukan apa-apa.

Orangtua sering sekali menyalahkan diri sendiri dan merasa takut jika anak mereka tidak dapat mendapatkan asupan makanan dan nutrisi yang baik untuk tubuhnya. Mengetahui apa yang harus anda lakukan dan bagaimana campur tangan anda sebagai orangtua adalah bagian penting untuk dapat menumbuhkan nafsu makan pada anak.

1. Buatlah jadwal makan

Anak-anak perlu perlu makan tiga sampai empat jam. Tiga kali makan, dua kali konsumsi makanan ringan dan konsumsi banyak cairan. Jika anda sebagai orangtua merencanakan jadwal makan untuk anak anda, mungkin anak tidak akan rewel dan tidak akan merasa kelaparan.

Sertakan juga wortel, yoghurt dan buah-buahan pada makanan yang akan anda berikan pada anak anda, jangan sesekali berpikir bahwa anda akan melakukan menu mingguan untuk anak. Jika anda berpikir untuk menu mingguan yang disajikan untuk anak anda, mungkin anak akan merasa ketakutan.

Mulailah dengan dua atau tiga hari pada suatu waktu dengan makan malam yang baik dan tidak harus mewah tetapi juga harus seimbang seperti roti gandum, nasi, pasta, buah atau sayuran dan sumber protein seperti daging tanpa lemak, keju, atau kacang.

2. Biarkan anak anda memasak

Jika anda membiarkan anak ikut terlibat dalam memilih atau mempersiapkan makanan yang akan mereka makan, kemungkinan besar mereka akan lebih tertarik untuk memakan apa yang telah mereka ciptakan.

Membawa mereka pergi ke toko dan membiarkan mereka memilih apa yang akan mereka makan adalah solusi terbaik yang dapat anda lakukan sebagai orangtua. Jika anak anda cukup dewasa, biarkan mereka memotong sayuran dan mencampurkan sayuran tersebut kedalam masakan mereka.

3. Memberi panutan yang baik untuk anak

Jika anda terus- menerus diet, kemungkinan besar anak anda akan meniru apa yang anda lakukan. Oleh sebab itu, sebaiknya anda tidak melakukan diet, percaya saja bahwa tubuh akan memberitahu jika anda lapar dan jika anda kenyang. Sehingga anak anda akan melakukan hal serupa dengan apa yang anda sebagai orangtua lakukan.

4. Memberikan izin untuk apa yang mereka makan

Terkadang anda sebagai orangtua terlalu berlebihan dalam mengawasi anak. Sehingga pada saat anak menikmati makanan yang mungkin menurut anda tidak sehat, anda akan melarangnya. Jangan melarang anak untuk menikmati makanan yang mereka inginkan! Dengan cara anda melarang tersebut, anak akan menjadi malas untuk makan.

Berikan sesekali izin pada mereka untuk mengkonsumsi makanan yang mereka inginkan, atau bahkan jika perlu anda bisa melakukan hal kreatif dengan cara menggunakan cetakan untuk membuat makanan menjadi lebih menarik didepan mata anak anda.

5. Memberikan suplemen dan Vitamin

Gastric merupakan suplemen yang dapat anda berikan untuk anak anda. Jika anda seorang ibu yang ingin memberikan asupan terbaik untuk anak, mungkin anda akan menerima saran tersebut. Selain anda harus memberikan suplemen untuk anak, anda juga harus melihat situasi dan kondisi rumah.

Mungkin saja anak anda tidak merasa nyaman makan dirumah dengan adanya asap rokok sehingga menyebabkan dia memilih untuk tidak makan karena suasana rumah yang begitu pengap. Sadar tidak sadar rokok yang mungkin sering anda hisap dapat mengancam keselamatan anak dan diri anda sendiri, sebab bahaya rokok tidak hanya berlaku untuk orang dewasa. Namun, bahaya rokok bagi anak-anak jauh lebih berisiko.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *