Jenis makanan dan faktor penyebab insomnia

Insomnia adalah kelainan dalam tidur yang menyebabkan kita sulit untuk tertidur pada malam hari, atau keadaan di mana seseorang tidak bisa memenuhi kebutuhan tidur yang cukup untuk tubuhnya. Banyak penderita insomnia yang ketergantungan pada obat tidur dan zat penenang hanya untuk bisa beristirahat. Semua obat sedatif memiliki potensi untuk menyebabkan ketergantungan psikologis berupa anggapan bahwa mereka tidak dapat tidur tanpa obat tersebut. Selain faktor stres yang dapat mengganggu waktu tidur anda, ada juga faktor makanan yang harus anda jaga dan diperhatikan.

Jenis makanan untuk pengidap Insomnia

Buah Manggis

Buah manggis dapat membantu anda untuk mengatasi insomnia yang anda derita, kandungan buah manggis yang sangat bermanfaat untuk kesehatan menjadikan buah ini sebagai salah satu bahan alami untuk mengatasi berbagai penyakit. Kandungan anti oksidan yang tinggi dalam buah manggis dapat melancarkan sirkulasi darah di dalam tubuh sehingga tubuh bisa menjadi lebih rileks.

Buah Pisang

Selain buah manggis anda juga bisa menggunakan buah pisang untuk mengatasi insomnia anda. Kadar serotonin yang terdapat di dalam tubuh akan meningkat ketika anda mengkonsumsi buah pisang, ini terjadi karena zat tersebut merupakan salah satu zat yang bermanfaat untuk merangsang fungsi saraf agar lebih rileks dan suasana yang tenang untuk waktu tidur anda.

Teh Chamomile

Teh chamomile dapat membantu menenangkan pikiran anda untuk itu teh ini baik untuk anda konsumsi jika anda mengalami penyakit insomnia atau sulit tertidur, sebaiknya sebelum anda tertidur anda terlebih dahulu disarankan untuk meminum teh ini. Hal ini dapat memperbaiki kualitas tidur anda dan anda akan cepat terlelap dalam tidur.

Beras melati

Kandungan yang terdapat di dalam beras melati bisa membantu anda untuk tidur yang lebih nyenyak, beras ini berasal dari negara thailand, menurut para ahli mengkonsumsi  makanan yang memiliki kandungan glisemik seperti beras melati ini dapat meningkatkan ketersediaan triptofan dalam otak.

Susu

Kandungan kalsium yang terdapat di dalam susu dapat membantu tubuh anda merasa tenang, untuk itu sebelum tertidur sebaiknya anda meminum segelas susu terlebih dahulu.

Penyakit insomnia dalam jangka pendek biasanya berlangsung sekitar satu sampai enam bulan. Menurut silber (2005) insomnia di definisikan sebagai kesulitan dengan inisiasi pemeliharaan durasi atau kualitas dari tidur yang mengakibatkan aktivitas di siang hari terganggu, meski pun memiliki kesempatan dan situasi yang memadai untuk tidur.

Faktor penyebab insomnia

Kesehatan

Faktor utama yang bisa memicu terjadinya insomnia adalah kesehatan, seseorang yang mengalami gangguan kesehatan di dalam tubuhnya dapat memicu terjadinya insomnia atau sulit untuk tertidur, ini disebabkan karena tubuh tidak bisa tenang, seperti orang yang mengalami cedera atau gangguan kesehatan yang mendasar yang mengakibatkan kita sulit untuk tertidur.

Mengkonsumsi obat obatan

Beberapa jenis obat-obatan bisa menjadi faktor penyebab terjadinya insomnia. Misalnya saja obat flu, obat flu ini mempunyai efek samping terhadap pola tidur seseorang. Dan obat lainnya adalah obat penghilang rasa sakit yang biasa di konsumsi oleh penderita darah tinggi,dan lain lain.

Pola tidur

Selain faktor kesehatan dan faktor obat, pola tidur yang kurang baik juga bisa memberi dampak terjadinya insomnia. Seperti waktu tidur dan waktu bangun pada jam yang sama.

Kamar tidur

Kamar tidur yang kurang nyaman juga dapat menjadi penyebab insomnia, barang barang yang menumpuk di kamar tidur biasanya dapat membuat anda merasa sesak dan sumpek,meski pun ruang kamar tidur anda itu sebenarnya luas, sebaiknya barang barang yang tidak terlalu penting lebih baik jangan di simpan di kamar tidur seperti meja belajar atau meja kerja, tas dan buku buku anda, lebih baik di simpan di tempat kosong yang lainnya.

Mengatasi insomnia

Insomnia bisa diatasi dengan melakukan hal hal sebagai berikut :

  1. Pola tidur yang sehat
  2. Menjaga kebersihan dan suasana kamar
  3. Memperhatikan makanan yang akan di konsumsi setiap hari
  4. Mandi dengan air hangat sebelum tidur
  5. Porsi olahraga yang cukup
  6. Mematikan lampu ketika tertidur
  7. Tidak ketergantungan pada obat
  8. Tidak meminum minuman beralkohol dan berkafein
  9. Tidak berisik atau bersuara
  10. Dan disarankan untuk memakai satu lampu saja

Penyakit insomnia memang memiliki sifat yang sementara tetapi pada insomnia yang kronis bisa saja insomnia itu tidak dapat hilang dan anda akan menemukan suatu masalah yaitu susah tidur. Dalam beberapa kasus insomnia, penderita akan di sarankan untuk menjalani terapi perilaku kognitif.  Karena terapi seperti ini akan mengubah perilaku dan pola pikir yang memengaruhi tidur si penderita.

Berikut di atas adalah jenis dan faktor makanan yang dapat memicu terjadinya penyakit insomnia, semoga insomnia anda bisa diatasi dengan cara di atas dan selalu jaga kesehatan karena kesehatan adalah kunci utama dari lahirnya suatu penyakit, jika kondisi kesehatan kita menurun sedikit saja maka berbagai penyakit akan menyerang tubuh kita.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *