Mencegah Inflamasi Jantung Secara Alami Tanpa Obat

Inflamasi jantung atau peradangan jantung merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri, virus, parasit, radiasi, narkoba dan juga bisa karena adanya vaskulitis generalisata yang menyerang pembuluh darah manusia dan menyebabkan aliran darah terganggu. Hal ini menimbulkan beberapa masalah kesehatan kita yang akan sangat menganggu. Inflamasi ini di pelopori oleh faktor kimia seperti serotonin, leukotrien, histamin, bradikinin,  dan prostaglandin yang dilepaskan oleh sel yang berperan sebagai mediator radang di dalam sistem kekebalan untuk melindungi jaringan sekitar dari penyebaran infeksi di jantung. Dan bagian yang sering terkena infeksi biasanya pada bagian dinding jantung (miokarditis), selaput jantung (parikarditi) juga endokarditis atau bagian dalam jantung yang mengalami reaksi lokal jaringan terhadap infeksi atau racun. Respon fisiologis dan respon imun non spesifik merupakan bagian dari inflamasi.

Berdasarkan lama terjadinya peradangan, inflamasi dapat dikategorikan sebagai peradangan akut dan kronik. Peradangan akut berarti peradangan yang di alami berlangsung cepat atau dalam jangka pendek. Sedangkan peradangan kronik merupakan peradangan yang terjadi sangat lama dan berlangsung selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

Gejala Inflamasi Jantung

Biasanya gejala yang dirasakan oleh penderita inflamasi jantung adalah :

  • Kelelahan atau kepenatan.
  • Merasa tubuhnya terbakar tanpa sebab yang jelas.
  • Napas terasa pendek, mual, muntah, keringat dingin.
  • Rasa panas dan rasa berat di dada atau pada ulu hati.
  • Rasa sakit di dada yang menyebar ke arah punggung, lengan kiri, dan rahang sebelah kiri.
  • Rasa ketidaknyamanan, berat (seperti tertindih barang berat) atau sakit pada daerah dada.
  • Rasa Jantung berdebar-debar dapat teratur, tidak teratur atau seperti melompat.
  • Rasa pusing dalam keadaan sedang tidak melakukan aktivitas atau pada saat melakukan aktivitas.

Jenis-jenis Inflamasi Jantung

  • Miokarditis
    Penyakit inflamasi jantung jenis ini merupakan peradangan yang terjadi di dalam otot jantung. Miokarditis disebabkan oleh virus seperti sakoidosis yang menyebabkan infeksi pada jantung hingga menimbulkan peradangan atau juga bisa disebabkan oleh penyakit kekebalan tubuh yang berbeda. Umunya peradangan ini hanya berdampak pada peradangan lokal dan tidak menyebar, bahkan setelah infeksi reda respon imun akan tetap melakukan pertahanan, hal ini juga bisa menimbulkan peradangan, maka dari itu, miokarditis akan terus saja menganggu sistem dan kinerja otot jantung dengan waktu yang lama meskipun infeksi sudah berhenti. Adapun gejala yang timbul akibat miokarditis :
  1. Sakit pada dada.
  2. Kelelahan.
  3. Aritmia (detak jantung tidak normal).
  4. Napas pendek saat beristirahat ataupun beraktivitas.
  5. Tungkai kaki, pergelangan kaki, dan telapak kaki membengkak akibat penumpukan cairan.

Sedangkan gejala yang umunya menimpa anak-anak adalah :

  1. Detak jantung cepat atau tidak beraturan.
  2. Demam.
  3. Kesulitan bernapas.
  4. Mudah pingsan.
  5. Napas cepat.
  • Endokarditis
    Endokarditis adalah infeksi pada endokardium atau katup jantung. Endokardium adalah membran yang melapisi permukaan bagian dalam jantung. Endokarditis dapat terjadi pada orang yang memiliki penyakit jantung yang sudah ada sebelumnya. Infeksi menyebabkan peradangan dan pembekuan darah, sedangkan proses penyembuhan alami tubuh menyebabkan jaringan parut. Endocardium atau katup jantung yang terluka rentan terhadap infeksi di masa depan.Kondisi akan menjadi kian parah jika tidak di tangani dengan benar, adapun gejala yang di timbulkan akibat adanya inflamasi endoctrium :
  1. Demam dan menggigil
  2. Kelesuan
  3. Kehilangan selera makan
  4. Sakit secara umum seluruh tubuh
  5. Irama jantung abnormal seperti detak jantung lambat atau takikardia (denyut jantung cepat)
  6. Jantung murmur
  7. Peningkatan pernapasan
  8. Batuk terus-menerus.
  9. Pola penyakit endokarditis

Pencegahan Inflamasi Jantung

Penyakit inflamasi jantung merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang menginfeksi jantung oleh karena itu kita harus meningkatkan pertahanan tubuh dengan mengkonsumsi makanan anti biotik alami seperti :

  • Kubis memiliki sifat anti-kanker karena mengandung tinggi vitamin C. Jus kubis juga merupakan obat yang efektif untuk sakit maag.
  • Bawang putih, kandungan sulfur dalam bawang putih bisa dimanfaatkan sebagai antibiotik alami.
  • Madu memiliki kemampuan sangat luar biasa terutama dalam hal menyembuhkan penyakit akibat bakteri dan virus. Madu merupakan antibiotik alami untuk melawan infeksi.
  • Buah berry seperti cranberry, blueberry, blackberry dan strawbeery sangat baik untuk melawan infeksi juga berguna dalam memerangi bakteri jahat seperti E. Coli.
  • Kunyit, kandungan kuning pada kunyit merupakan senyawa yang bisa memberikan efek antimikroba.
  • Lemon, penelitian telah menunjukkan bahwa lemon memiliki sifat antibakteri karena mengandung tetrazine dan coumarin. Kedua senyawa tersebut bisa melawan bakteri patogen.
  • Jahe, selain berfungsi meringankan gejala flu, jahe juga berfungsi sebagai antibiotik alami.
  • Nanas berguna sebagai anti-bakteri yang dapat mengaasi beberapa infeksi di sekitar mulut dan tenggorokan.
  • Wortel memiliki sifat antibiotik alami yang mencegah bakteri patogen dari makanan sehingga meminimalisir risiko keracunan makanan.
  • Delima, buah merah ini juga mengandung tinggi vitamin C yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melawan beberapa infeksi.

Sudah pasti mencegah itu lebih baik dari pada mengobati, bukan hanya biayanya saja yang murah . Namun juga, saat kita mencegah penyakit kita berada dalam kondisi sehat, sedangkan saat kita mengobati kita sedang berada di dalam bahaya dan kita akan dihantui rasa takut oleh penyakit. Terimakasih atas kunjungan anda semoga bermanfaat informasinya 🙂 .

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *