Mengatasi cacingan pada anak-anak dan orang dewasa

Penyakit cacingan bisa berisiko menyerang siapa saja,termasuk anak-anak dan orang dewasa. Penyakit cacingan ini bisa terjadi jika anda kurang memperhatikan kebersihan diri. Cacingan juga dapat menyebabkan infeksi yang parah, terutama pada anak-anak. Ada tiga jenis cacing yang menjadi penyebab timbulnya cacingan.

Jenis-jenis cacing yang dapat menyebabkan cacingan

1. Cestodes

Cestodes atau cacing pita ini adalah salah satu cacing yang dapat menyebabkan cacingan. Ciri-ciri dari bentuk cacing ini yaitu terlihat pipih atau seperti pita. Cacing pita ini bisa masuk ke dalam tubuh kita melalui tinja yang mengandung telur cacing dan berdekatan dengan mulut atau memakan makanan atau minuman yang sudah tercampur dengan cacing pita ini yang sering kita konsumsi setiap hari, seperti di dalam daging sapi, dan ikan mentah.

2. Helminths

Yaitu cacing tambang yang berbentuk seperti larva, yang hidup di dalam usus halus manusia dan terdapat di hewan peliharaan seperti anak kucing dan anjing. Sebagian orang yang terkena cacingan oleh cacing tambang tidak menimbulkan gejala. Namun, kebanyakan orang memiliki gejala ruam di kulit dan gatal di sekitar area kulit bekas cacing tersebut masuk.

3. Cacing Kermi

Tentu anda mengenali cacing yang satu ini bukan? Ya, cacing kermi yang berwarna putih dan bertekstur halus ini adalah salah satu cacing yang dapat menyebabkan cacingan pada manusia. Perpindahan telur cacing ini bisa terjadi ketika seseorang merasa gatal di bagian anus kemudian menggaruknya. Dan cacing kermi itu kemudian berpindah ke tangan dan menyentuh barang atau orang lain.

Gejala cacingan

Cacingan lebih umum terjadi pada anak-anak. Cacingan memasuki tubuh melalui kulit, hidung, dan juga melalui konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi. Cacing tersebut kemudian berkembang biak di saluran pencernaan dan menyebabkan sejumlah gejala yang tidak menyenangkan, diantaranya :

  • Sakit perut
  • Lambung terasa sakit
  • Diare, mudah lelah
  • Bau mulut,mudah lapar
  • Berat badan turun
  • Demam dan batuk
  • Lesu,mual,dan muntah-muntah
  • Terdapat lingkaran hitam di bawah mata
  • Terdapat cacing pada tinja
  • Gangguan gizi (yang di sebabkan oleh cacing)

Penyebab cacingan

Penyebab utama dari cacingan yaitu kurangnya menjaga kebersihan diri serta pola hidup yang buruk. Beberapa penyebab lain dari timbulnya cacingan yaitu :

Tidak memelihara kebersihan dengan baik

Ini biasanya terjadi pada anak-anak, karena mereka selalu bermain di tempat yang kotor sehingga mereka lebih rentan untuk terkena cacingan. Ketika anak-anak bermain di tanah dan tidak mencuci tangan kemudian mereka memasukkan makanan ke dalam mulutnya, dari sini lah cacing-cacing itu masuk ke dalam perut mereka.

Kondisi lingkungan yang kotor

Lingkungan yang kotor bisa menyebabkan cacingan itu terjadi karena lingkungan yang kotor biasanya mengandung cacing yang lebih banyak, untuk itu lingkungan yang kotor sangat rentan untuk penyakit cacingan termasuk anak-anak.

Faktor makanan

Makanan yang tercemar oleh cacing dapat menjadi penyebab timbulnya cacingan, biasanya makanan yang sudah tercampur dengan cacing terdapat pada makanan siap saji, karena kita tidak mengetahui apakah makanan itu di olah dengan bersih atau tidak, untuk itu kita harus lebih waspada saat membeli jajanan atau makanan siap saji, karena dampaknya bisa saja memperburuk kesehatan anda.

Mengkonsumsi air mentah

Air yang mentah dapat menjadi penyebab timbulnya cacingan karena di dalam air yang mentah terdapat kuman yang sangat berbahaya jika di minum. Oleh karena itu anda di sarankan untuk mengkonsumsi air yang sudah matang agar anda bisa terhindar dari berbagai penyakit termasuk cacingan.

Tidak menggunakan alas kaki

Ketika anda keluar rumah tanpa menggunakan alas kaki maka kuman sudah pasti menempel di kaki anda termasuk juga cacing, untuk itu di sarankan jika anda keluar rumah gunakan lah sandal agar terhindar dari penyakit cacingan atau penyakit yang lainnya, karena tidak menggunakan sandal keluar rumah tidak hanya akan terserang penyakit cacingan, tetapi penyakit yang lainnya juga yang sangat berbahaya untuk kesehatan anda.

Tips Mengatasi Cacingan

Jika anda sudah terserang penyakit cacingan, maka hal yang perlu anda lakukan yaitu mengobati nya, di bawah ini adalah beberapa tips untuk mengobati penyakit cacingan yang anda derita, diantaranya yaitu :

Mengatasi dengan Labu

Ambil sekitar satu sendok makan biji labu, kupas dan hancurkan kemudian tambahkan ini ke dalam 250ml air mendidih  setelah itu biarkan hingga air rebusan tersebut cukup hangat untuk di minum, labu ini bermanfaat untuk mengusir cacing terutama cacing pita dari usus.

Mengatasi dengan Kelapa

Kelapa adalah obat yang paling efektif untuk mengobati cacingan. Ambil satu sendok makan kelapa tanah yang masih segar kemudian anda bisa mengkonsumsi nya setiap pagi saat sarapan, diikuti oleh 30 sampai 60ml minyak jarak dicampur dalam 250 ke 375ml susu hangat setelah tiga jam, harus diambil.

Mengatasi dengan Delima

Kulit, akar dan batang delima sangat efektif dalam menghancurkan cacing. Namun, hanya kulit delima yang paling efektif untuk membunuh cacing. Rebusan kulit delima dengan 90 sampai 180ml air dalam satu hari harus diberikan kepada penderita cacingan dengan jarak waktu satu jam, untuk orang dewasa sebelum makan dan untuk anak-anak 30 sampai 60ml sebelum makan.

Mengatasi dengan Daun Bambu

Daun bambu juga sangat bermanfaat untuk mengatasi cacingan, anda cukup merebus daun bambu dengan air bersih, kemudian air rebusan bisa di konsumsi secara teratur untuk hasil yang lebih baik.

Mengatasi dengan Pepaya

Buah pepaya menghasilkan lateks, yang kaya akan enzim utama. Pepaya muda telah digunakan secara luas dalam pengobatan cacingan. Lateks dari buah pepaya muda menjadi obat cacing yang di percaya dapat mengobati cacingan di dalam perut, biji pepaya juga berisi caricin untuk membantu mengusir cacing usus.

Mengatasi dengan Cengkeh

Cengkeh memiliki banyak kandungan anti-bakteri, anti-mikroba, dan anti-parasit. Kandungan-kandungan tersebut bisa membantu menghilangkan cacingan dari tubuh. Cengkeh juga bisa bermanfaat untuk meningkatkan ketahanan terhadap infeksi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *