Mengenali Gejala dan Penyebab Sindrom Ovarium Polikistik

Sindrom ovarium polistik adalah masalah umum terkait dengan sistem reproduksi wanita dan ketidakseimbangan hormon. Hal tersebut dapat menyebabkan masalah pada periode menstruasi sehingga kemungkinan besar anda akan sulit untuk mendapatkan kehamilan.

Jika sindrom ovarium polikistik tidak segera diobati maka dari waktu ke waktu dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius seperti diabetes dan penyakit jantung.

Kebanyakan wanita dengan PCOS dapat menumbuhkan sebagian kecil dari kista pada indung telur mereka. Itu sebabnya mengapa penyakit ini dinamakan sindrom ovarium polikistik. Kista memang tidak berbahaya tetapi dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon. Diagnosis dan pengobatan dini dapat membantu mengontrol gejala dan mencegah masalah lainnya yang mungkin saja timbul dalam jangka panjang.

Gejala Sindrom Ovarium Polikistik

Gejala yang ditimbulkan cenderung ringan pada awalnya. Anda mungkin hanya akan memiliki beberapa gejala atau mungkin anda akan memiliki lebih banyak gejala dari penyakit ini. Gejala yang paling umum adalah sebagai berikut:

  • Jerawat dan depresi.
  • Kelebihan berat badan dan memiliki kesulitan untuk menurunkan berat badan.
  • Tumbuh rambut berlebihan di wajah. Seringkali wanita mendapatkan rambut wajah lebih tebal dan gelap. Rambut berlebih di dada dan di punggung anda.
  • Penipisan rambut pada kulit kepala.
  • Menstruasi yang tidak teratur. Seringkali wanita dengan PCOS memiliki periode menstruasi yang kurang selama sembilang tahun. Beberapa wanita bahkan sama sekali tidak mengalami menstruasi, selain itu anda juga akan mengalami pendarahan yang sangat berat.
  • Masalah kesuburan. Banyak wanita yang memiliki PCOS mengalami kesulitan untuk hamil.

Meskipun anda tidak mengalami berbagai gejala tersebut, anda bisa saja terkena PCOS dari penyakit lain seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi. Selain ada gejala tentu ada penyebab, berikut adalah penyebab dari sindrom ovarium polikistik.

Penyebab Sindrom Ovarium Polikistik

Sedangkan penyebab pasti dari PCOS tidak diketahui, dokter percaya bahwa ketidakseimbangan hormon dan faktor genetika memainkan peran didalamnya. Wanita lebih mungkin untuk mengembangkan PCOS jika ibu atau saudara mereka juga memiliki kondisi tersebut. Kelebihan hormon androgen mungkin menjadi salah satu faktor lain.

Androgen adalah hormon seks laki-laki yang perempuan juga memproduksi. Perempuan dengan PCOS sering menghasilkan tingkat lebih tinggi dari androgen yang normal. Hal ini dapat mempengaruhi perkembangan dan pelepasan sel telur selama ovulasi. Insulin berlebih (hormon yang membantu mengubah gula dan pati menjadi energi) dapat menjadi salah satu penyebab dari tingginya kadar androgen.

Apakah PCOS dapat didiagnosis?

Tidak ada test definitif untuk PCOS. Untuk melakukan diagnosis, dokter akan meninjau riwayat kesehatan anda dan gejala untuk melakukan test agar dapat menyingkirkan kondisi lain yang mungkin saja terjadi. Dokter anda akan melakukan pemeriksaan fisik dan panggul untuk mencari tanda-tanda dari PCOS seperti ovarium bengkak atau klitoris membengkak.

Test darah untuk mengukur kadar hormon biasanya akan berlaku untuk menentukan fungsi tiroid agar dapat mengetahui berapa banyak tubuh memproduksi hormon tiroid tersebut. Kemudian, anda juga akan disarankan untuk melakukan test glukosa agar dapat mengukur kadar gula darah anda. Selain itu, test tingkat lipid akan dilakukan untuk menilai jumlah kolesterol dalam darah anda.

Sebuah USG vagina memungkinkan dokter kandungan anda untuk membuat gambar real time dari organ reproduksi anda. Sebuah laparoskopi panggul adalah prosedur pembedahan dimana dokter akan membuat sayatan kecil di perut anda dan memasukkan kamera kecil untuk memeriksa pertumbuhan pada ovarium anda.

Jika terjadi pertumbuhan, maka dokter akan mengambil sampel jaringan kecil (biopsi) untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Mungkin beberapa pengobatan tradisional ini akan membantu anda untuk meringankan gejala yang telah didiagnosis.

  • Cinnamon. Para peneliti di Colombia University telah menemukan bahwa suplemen kayu manis dapat membantu meningkatkan kesuburan wanita serta wanita yang menderita penyakit sindrom ovarium polikistik¬†ramuan ini dapat membantu mengurangi resistensi insulin pada wanita dengan PCOS.
  • Cuka sari apel. Cuka sari apel juga bermanfaat untuk penderita PCOS karena dapat membantu mengontrol gula darah dan menjaga tubuh anda dari produksi insulin yang terlalu banyak insulin. Kurang insulin berarti lebih sedikit testosteron. Dan itu akan membantu anda untuk menurunkan berat badan serta meningkatkan kesehatan anda secara keseluruhan.
  • Fenugreek. Fenugreek meningkatkan metabolisme glukosa dalam tubuh serta meningkatkan retensi insulin. Hal ini pada gilirannya membantu untuk menyeimbangkan hormon anda. Selain itu, fenugreek juga dapat membantu menurunkan kolesterol yang dapat membantu penurunan berat badan serta mempromosikan fungsi jantung yang sehat. Masukkan biji fenugreek dalam diet anda untuk menyeimbangkan asupan gizi dalam tubuh.

Pastikan anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter neuropati berlisensi sebelum anda mengambil langkah-langkah tersebut atau anda dapat meminum obat herbal lainnya untuk PCOS agar anda dapat memastikan penggunaan yang aman dan efektif dari tumbuh-tumbuhan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *