Pemicu Terjadinya Serangan Asthma

Memahami apa yang terjadi di dalam tubuh anda selama serangan asma dapat membantu anda untuk mengetahui bagaimana dan mengapa dokter memberikan perawatan tertentu atau meminta anda untuk menghindari hal-hal tertentu.

Sebab, banyak sekali pemicu terjadinya penyakit asthma yang dapat membahayakan para penderitanya, untuk itu lebih baik anda menghindari hal-hal di bawah ini karena dapat memicu terjadinya serangan asthma.

1. Berhati-hati dengan Lingkungan

Anda harus menghindari beberapa hal ini ketika anda memiliki asthma seperti dengan udara dingin, tungau debu, serbuk sari, asap tembakau, jamur, dan bulu hewan peliharaan. Tetapi bagaimana dengan badai, aspirin, atau bahkan lalu lintas? Beberapa hal-hal aneh atau tidak biasa dapat memicu serangan asthma.

Jika anda memiliki asthma, penting untuk anda mengidentifikasi pemicu khusus dari terjadinya serangan asthma sehingga anda dapat mencoba untuk menghindari atau setidaknya anda harus lebih siap untuk serangan potensial.

2. Badai Dan Asthma

Penelitian telah menunjukkan bahwa badai yang terjadi dapat memicu serangan asthma. Menurut  Myron J. Zitt, MD , yaitu seorang ahli alergi dan imunologi di Plainview, New York mengatakan bahwa Unit Gawat Darurat (UGD) mengalami peningkatan pasien setelah badai melanda amerika.

Oleh sebab itu, kita harus bisa lebih berhati-hati lagi dengan badai karena selain bisa menghancurkan rumah, badai juga bisa merusak pernapasan manusia. Penjelasan yang lebih jelas tentang badai dan asthma yaitu serbuk sari pecah selama badai, dan melepaskan alergen di udara, yang kemudian menyebar dengan angin kencang dan akhirnya menyebabkan peningkatan risiko serangan asthma pada individu yang mengalami alergi.

3. Emosional dan Asthma

Pada saat kita sedang menangis atau tertawa, sebenarnya dapat mendorong terjadinya serangan asthma dengan cara mengubah pola pernapasan dan membatasi aliran udara. Ini adalah bentuk hiperventilasi seperti olahraga, yang cenderung dapat memicu respon asthma pada orang dengan peradangan saluran udara yang mendasar.

4. Zat Aditif dan Asthma

Untuk mereka yang menderita asthma, pasti mereka akan alergi pada zat aditif, termasuk pada pewarna serta pengawet pada makanan. Karena jika penderita asthma mengkonsumsi makanan yang memiliki bahan pengawet, maka pada saat itu juga akan terjadi serangan asthma.

Mungkin bagi sebagian besar penderita asthma sudah pernah mengalami hal tersebut. Alergi pada makanan yang memiliki pewarna serta pengawet makanan memang tidak begitu serius tetapi perlu diketahui bahwa makanan yang memiliki kandungan pengawet di dalamnya akan menimbulkan terjadinya asthma.

Zat aditif sulfit, seperti natrium bisulfit, kalium bisulfit, natrium metabisulfit, kalium metabisulfit, dan natrium sulfit, biasanya digunakan dalam makanan olahan dan makanan cepat saji yang dapat memicu asma pada orang-orang yang sensitif.

5. Mulas dan Asthma

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa hingga 89% dari mereka dengan asthma juga menderita mulas yang parah, dan dikenal sebagai penyakit gastroesophageal reflux (GERD). GERD pada umumnya terjadi di hati, biasanya pada penyakit GERD katup tidak berfungsi dengan baik. Jika asam mencapai ke tenggorokan atau saluran udara teriritasi dan terjadi peradangan maka hal tersebut dapat memicu serangan asthma.

6. Merokok dan Asthma

Seorang perokok aktif lebih mungkin untuk terkena serangan asthma. Jika anda memiliki penyakit asthma kemudian memiliki kebiasaan merokok, biasanya akan terjadi batuk dan mengi yang sangat buruk bagi kesehatan. Apalagi jika wanita yang sedang dalam masa kehamilan kemudian memiliki kebiasaan merokok, maka bayi yang dilahirkan akan memiliki mengi.

Jika anda memiliki penyakit asthma, mungkin berhenti merokok adalah cara yang paling penting dan baik untuk dilakukan, supaya penyakit asthma anda tidak semakin memburuk. Mungkin anda masih tidak percaya dengan rokok yang memicu terjadinya asthma, sebaiknya anda cari tahu apa dampak buruk rokok pada anak-anak dan bahaya rokok pada kesehatan manusia bahkan pada hewan.

7. Obat-obatan dan Asthma

Bagi sebagian orang yang menderita penyakit asthma mungkin akan memiliki asthma yang sensitif dengan aspirin. Kemungkinan besar juga untuk mereka yang memiliki penyakit asthma, akan merasa sensitif dengan obat-obatan anti inflamasi seperti  ibuprofen (Advil, Motrin), naproxen (Aleve, Naprosyn), dan beta-blocker (digunakan untuk mengobati penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan glaukoma). Jika anda mengetahui sensitif pada obata-obatan tersebut sebaiknya anda harus memiliki resep tersendiri untuk mencegah pemicu terjadinya serangan asthma.

8. Olahraga dan Asthma

Latihan fisik yang berat dapat memicu serangan asthma, dan biasanya serangan asthma terjadi saat olahraga karena udara yang sejuk dan kering. Aktivitas berat jangka panjang, seperti lari jarak jauh, lebih mungkin untuk menginduksi timbulnya serangan asthma. Serangan asthma yang terjadi pada saat olahraga juga bisa di sebabkan oleh lapisan saluran udara mengering, dan melibatkan saraf sensorik dan aliran darah ke seluruh paru-paru.

Pemicu lain yang dapat membuat asthma lebih buruk

Sebenarnya ada banyak pemicu lain yang dapat menyebabkan terjadinya serangan asthma. Untuk orang yang menderita penyakit asthma mungkin akan memiliki saluran pernapasan yang meradang dan sangat sensitif. Pemicu terjadinya serangan asthma dapat bervariasi dan berbeda-beda untuk tiap orang dari waktu ke waktu.

Penyebab tertentu asma mungkin tidak berbahaya untuk beberapa orang tetapi dapat mengakibatkan peradangan pada orang lain.  Mengenali dan mempelajari bagaimana cara mengontrol asthma mungkin menjadi cara terbaik untuk dapat menghindari serangan asthma.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *