Penyebab dan Pengobatan Premenstrual Syndrome (PMS)

Apakah anda pernah mengalami ini? Ya, pastinya. Apa itu PMS? Sindrom pramenstruasi (PMS) adalah suatu kondisi yang mempengaruhi suasana hati, kesehatan fisik wanita selama berhari-hari dari siklus menstruasi, umumnya sering terjadi sebelum haid. Ini merupakan kondisi yang sangat umum. Gejalanya mempengaruhi sampai 85% dari wanita menstruasi.Selain itu, premenstrual syndrome juga dapat mengganggu beberapa aspek kehidupan anda.

Gejala Premenstrual Syndrome

Gejala PMS akan mulai dari 5 sampai 11 hari sebelum menstruasi dan biasanya akan hilang setelah menstruasi anda dimulai. Penyebab dari PMS tidak diketahui. Namun, banyak peneliti yang percaya bahwa itu terkait dengan perubahan dalam tingkat hormon seks dan serotonin pada awal waktu menstruasi. Gejala yang mungkin biasa terjadi adalah berikut ini.

Gejala Emosional dan Perilaku

  • Ketegangan atau kecemasan
  • Perasaan depresi
  • Perubahan suasana hati dan mudah tersinggung atau marah
  • perubahan nafsu makan dan mengidam makanan
  • Sulit tidur (insomnia)
  • Penarikan sosial
  • Konsentrasi yang buruk

Gejala dan tanda-tanda pada fisik

  • Nyeri sendi atau otot
  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Berat badan yang berhubungan dengan retensi cairan
  • Perut kembung
  • Nyeri payudara
  • Jerawat bermunculan
  • Sembelit atau diare

Bagi sebagian orang, rasa sakit fisik dan emosional adalah dua hal yang dianggap cukup parah karena dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari mereka. Terlepas dari keparahan gejala, tanda dan gejala-gejala tersebut akan hilang dalam waktu empat hari pada awal periode menstruasi pada kebanyakan wanita. Tetapi sejumlah kecil perempuan dengan sindrom pramenstruasi memiliki gejala yang tidak datang setiap bulan. Bentuk PMS disebut premenstrual dysphoric disorder (PMDD), tanda-tanda PMDD dan gejala termasuk depresi, perubahan suasana hati, kemarahan, kecemasan, merasa kewalahan, sulit berkonsentrasi, mudah marah dan ketegangan.

Penyebab Premenstrual Syndrom

Diatas telah disebutkan bahwa penyebab dari PMS tidak diketahui secara pasti, tetapi beberapa faktor dibawah ini dapat berkontribusi pada kondisi anda:

  • Perubahan siklik hormon. Tanda dan gejala perubahan sindrom pramenstruasi dengan fluktuasi hormonal dan menghilang dengan kehamilan dan menopause.
  • Perubahan kimia di otak. Fluktuasi serotonin, zat kimia otak (neurotransmitter) yang diduga memainkan peran penting pada mood anda bisa memicu gejala PMS. Jumlah yang cukup dari serotonin dapat menyebabkan depresi pramenstruasi, serta kelelahan, mengidam makanan dan masalah tidur.
  • Depresi. Beberapa wanita dengan sindrom pramenstruasi parah telah terdiagnosis depresi, meskipun depresi sendiri tidak menyebabkan semua gejala.

Meredakan Gejala Premenstrual Syndrom

Anda tidak dapat menyembuhkan PMS, tetapi anda dapat mengambil langkah-langkah untuk mengurangi gejala. Jika anda memiliki bentuk ringan atau sedang dari sindrom pramenstruasi, maka pilihan pengobatan yang dapat anda lakukan adalah berikut ini.

  1. Minum banyak cairan untuk meredakan perut kembung
  2. Makan diet seimbang untuk meningkatkan kesehatan dan tingkat energi dalam tubuh anda secara keseluruhan, yang berarti makan banyak buah-buahan dan sayuran serta mengurangi asupan gula, garam, kafein dan alkohol.
  3. Mengkonsumsi suplemen seperti asam folat, vitamin B-6 dan magnesium untuk mengurangi kram dan perubahan suasana hati
  4. Mengkonsumsi vitamin D untuk mengurangi gejala
  5. Tidur setidaknya delapan jam permalam untuk menghindari kelelahan
  6. Olahraga untuk menurunkan kembung dan meningkatkan kesehatan mental anda
  7. Mengurangi stress dengan cara membaca
  8. Terapi perilaku kognitif juga telah terbukti efektif untuk meredakan gejala PMS anda

Anda dapat mengambil obat penghilang rasa sakit seperti ibuprofen atau aspirin untuk meringankan nyeri otot, sakit kepala, dan kram perut. Anda juga dapat mencoba diuretik untuk menghentikan kembung dan mengambil suplemen untuk menghilangkan rasa sakit yang anda derita selam pramentruasi. Informasi tentang menghilangkan dismenore saat menstruasi akan sangat berguna bagi anda yang masih mengalami rasa sakit meski telah melewati masa PMS.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *