Penyebab, Gejala Dan Cara mengatasi Anemia

Anemia (kurang darah) merupakan keadaan dimana jumlah sel darah merah (hemoglobin) pembawa oksigen ke seluruh tubuh  berkurang. Di Indonesia penderita anemia termasuk banyak, mulai dari anak-anak sampai dewasa. Kekurangan zat besi yang diperlukan tubuh justru tidak terperhatikan, padahal dalam makanan yang kita konsumsi zat besi menjadi komponen yang tidak kalah penting untuk tubuh. Kita harusnya lebih memperhatikan makanan apa saja yang mengandung banyak nutrisi. Apa anda melihat anak anda begitu lesu, tidak bersemangat, tidak fokus belajar dan sangat mudah lelah atau kelelahan setelah pulang sekolah ? Itu bisa jadi karena anda tidak memperhatikan asupan zat besi anak anda.

Zat besi adalah komponen yang diperlukan tubuh untuk menghasilkan sel darah merah yang baik sehingga dapat menjalankan tugasnya dengan membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh dan membuang karbonsioksida dalam tubuh. Jika kita kekurangan zat besi maka hal itu akan sulit dialakukan oleh sel darah merah. Selain berfungsi untuk pembentukan darah, zat besi juga berperan untuk pembentukan janin, menjaga fungsi otak dan otot, pengatur suhu, kekebalan tubuh, metabolisme tubuh, dan sebagai pembentukan enzim.

Gejala Anemia Yang Sering Dirasakan

Saat kita mengalami anemia biasanya akan muncul beberapa gejala seperti berikut :

  1. Kurang bersemangat dan berenergi
  2. Sering pusing dan sakit kepala
  3. Wajah terlihat pucat
  4. Sering mual dan bagian dalam kelopak mata pucat
  5. Nafsu makan menurun
  6. Kuku mudah patah dan rambut rontok
  7. Mudah lelah dan mudah tersinggung
  8. Sulit berkonsentrasi dan berpikir
  9. Kaki dan tangan terasa dingin
  10. Sering merasakan kesemutan pada kaki
  11. Lidah membengkak atau terasa sakit
  12. Sistem imun menurun sehingga rentan terkena infeksi
  13. Sakit pada dada dan sesak nafas
  14. Jantung terasa berdetak dengan cepat

Hal tersebut merupakan gejala yang biasanya dialami oleh penderita anemia, dengan keadaan atau kondisi tersebut maka si penderita tidak lain akan merasa aktifitasnya terganggu. Jika anda mengalami salah satunya, maka anda harus segera menangani hal tersebut.

Penyebab Penyakit Anemia Yang Harus Diketahui

Jika ada akibat maka pasti ada sebabnya, hal itulah yang harus kita ketahui. Dengan memeriksakan diri anda ke dokter, anda akan mengetahui apa penyebab penyakit anemia bersarang di tubuh anda.

Faktor Genetik
Hal yang sangat fatal apabila sel darah merah seseorang cacat atau rusak dengan jumlah yang banyak, hal ini akan berdampak buruk bagi anda yang mengalaminya karena dunia medis belum bisa memberikan penanganan untuk anda yang bermasalah dengan ini. Sel darah merah yang cacat atau rusak, tidak akan bisa membawa oksigen ke seluruh tubuh dan menjalankan tugas penting lainnya. Umumnya sel darah merah yang cacat tidak memiliki bentuk yang sempurna seperti sel darah merah yang normal, mudah pecah dan menggumpal.

Kekurangan Nutrisi
Tidak lain dan tidak bukan, bahwa anda tidak memperhatikan asupan nutrisi yang diperlukan tubuh, akibatnya anda mudah lelah, sulit berkonsentrasi bahkan kekurangan zat besi. Hal ini menjadi faktor utama warga Indonesia mengalami anemia. Sebaiknya anda sering-sering mengkonsumsi makanan bernutrisi dan bergizi seimbang setiap hari. Selain itu, ada juga faktor yang terjadi akibat penyakit kronis seperti HIV/AIDS, leukimia, gagal ginjal dsb.

Masa Kehamilan dan Menstruasi
Biasanya saat hamil, wanita harus meningkatkan asupan gizinya untuk menutrisi si jabang bayi juga. Kebutuhan zat besi wanita hamil akan meningkat seiring berkembangnya janin, hal ini juga diperlukan untuk persiapan saat melahirkan agar tidak kekurangan darah dan yang paling penting untuk menghindari resiko kelahiran bayi cacat atau prematur. Begitu juga wanita saat menstruasi, pendarahan yang keluar akan mengurangi jumlah darah dalam tubuh. Selain itu, zat besi dibutuhkan wanita yang sedang menstruasi untuk mengurangi rasa sakit saat PMS. Begitupun orang yang mengalami pendarahan lainnya seperti karena kecelakan, latihan fisik, mendonorkan darah dan infeksi cacing tambang dalam usus halus yang menyerap darah dan nutrisi.

Mengkonsumsi Obat-obatan dan Makanan yang Menghambat Penyerapan Nutrisi
Saat kita merasa lelah atau merasa sakit, tentunya kita akan meminum obat untuk meredakan gejala tersebut. Obat yang mengandung ibuprofen dan aspirin dalam jangka panjang sehingga menimbulkan luka dan pendarahan lambung, hal inilah yang menyebabkan anemia. Selain itu, orang Indonesia sangat gemar mengkonsumsi teh hijau, kopi, coklat dan makanan lainnya yang mengandung zat tanin, oxalate dan phytate dapat menghambat penyerapan zat besi maupun gizi lainnya dalam tubuh. Adapun obat sakit maag yang dikonsumsi dengan tujuan meredakan asam lambung merupakan hal yang kurang tepat, karena makanan yang seharusnya dipaparkan oleh asam lambung menyebabkan tidak terserapnya nutrisi dengan baik.

Cara Mengatasi Gejala Dan Penyakit Anemia

Saat ada sebab dan akibat, maka pasti ada saja cara mengatasi permasalahannya. Selama dunia medis tidak berhenti berkarya dan selama bahan makanan alami masih tersedia di dunia, seharusnya kita patut mensyukuri karena kita masih bisa memecahkan masalah tersebut. Bahan alami yang tersedia di alam tentunya sangat menguntungkan karena lebih bisa mengurangi resiko terkena efek samping dari bahan bahan kimia obat. Berikut adalah tips mengataasi anemia :

  1. Makan makanan yang mengandung zat besi, vitamin B12, vitamin C, dan asam folat yang terkandung dalam : Jagung, bayam, kangkung, telur, kismis, hati, kacang-kacangan, cereal, susu, buah-buahan, ikan dsb.
  2. Kurangi mengkonsumsi obat-obatan pereda nyeri, teh hijau, kopi dan lainnya yang akan menghambat penyerapan nutrisi dalam tubuh.
  3. Konsumsi suplemen yang mengandung zat besi dan vitamin yang tinggi  Seperti Spirulina yaitu ganggang hijau yang dapat mengatasi masalah kekurangan darah dan masalah kesehatan lainnya, serta sudah di defenisikan oleh WHO sebagai makanan terbaik dengan kandungan nutrisi terbanyak.
  4. Jika memungkinkan, anda bisa mengambil tindakan transfusi darah agar jumlah darah dalam tubuh anda meningkat lagi.
  5. Hindari bergadang karena hal ini akan menyebabkan hormon dan produksi sel darah merah terganggu akibat metabolisme tubuh yang tidak seimbang.
  6. Kurangi olahraga berat, karena hal ini akan menyebabkan penderitanya pusing bahkan pingsan. Boleh olahraga, namun olahraga ringan saja yang bisa dilakukan di rumah seperti sit up dsb.
  7. Perbanyak minum air putih, kekurangan cairan juga dapat menghambat pembentukan sel darah merah sehingga seseorang mudah menderita anemia. Air putih dapat meningkatkan sirkulasi darah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Nah setelah mengetahui hal tersebut, maka anda jangan menyepelekan penyakit anemia lagi. Sebagian dari kita pasti ada yang tidak peduli dengan kondisi seperti itu, padahal hal ini dapat menganggu aktifitas kita sehari-hari. Penangan yang tepat bukan tentang obat kimia saja yang langsung bekerja dengan cepat, namun disamping itu organ-organ dalam tubuh anda juga akan mendapatkan akibat yang buruk jika anda tidak mengubah prilaku anda. Sebelumnya terimakasih untuk kunjungan anda ke website saya 🙂

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *