Penyebab, gejala dan faktor risiko dari penyakit Lipoma

Lipoma adalah benjolan atau pertumbuhan jaringan lemak yang berkembang di bawah kulit. Penyakit lipoma ini adalah penyakit yang berbahaya namun tidak bersifat kanker melainkan hanya tumor jinak, tetapi meski tidak bersifat kanker tetap harus diobati karena akan mengganggu para penderitanya. Penyakit lipoma itu sendiri terbagi menjadi beberapa jenis lipoma yang perlu di ketahui dari jenis-jenis lipoma tersebut adalah di bawah ini.

Jenis-jenis Lipoma

Lipoma dari berbagai jenis berdasarkan cara mereka muncul di bawah mikroskop. Variasi pada dasarnya adalah cara mereka muncul tetapi tidak banyak perbedaan. Berbagai jenis antara lain :

  1. Angiolipoleiomyoma. Jenis lipoma yang melibatkan jaringan ikat dan pembuluh darah bersamaan dengan lemak.
  2. Angiolipoma. Jenis lipoma yang menyebabkan banyak rasa sakit dan memiliki gejala khas dari lipoma.
  3. fibrolipoma saraf. Ini adalah jenis khusus dari lipoma yang pressurizes saraf.
  4. Lipoma sel intradermal spindle. Jenis lipoma yang biasanya memengaruhi perempuan dan biasa terjadi pada leher, kepala dan bokong.
  5. lipoma sel spindle. Lipoma sel spindle lebih sering terlihat pada pria dan biasanya terletak di belakang leher dan bahu.

Lipoma dapat terjadi pada tubuh siapa saja termasuk orang tua yang sudah memasuki usia lanjut. Selain dari jenis-jenis lipoma, penyakit lipoma juga memiliki gejala dan diantara gejala-gejala tersebut adalah sebagai berikut.

Gejala  dari Lipoma

Lipoma umumnya ditemukan di leher, punggung, lengan, bahu dan dada. Laki-laki lebih mungkin untuk mengembangkan lipoma dibandingkan dengan wanita. Dalam sebagian besar kasus, lipoma tidak menunjukkan gejala apapun. Namun, ada beberapa gejala dari lipoma yang disebutkan di sini :

  • Lipoma ditemukan persis di bawah kulit
  • Lipoma bertekstur lembut dan pucat saat di sentuh
  • Lipoma pada umumnya berukuran kecil (0,4 inci sampai 1.2inci), tetapi dapat tumbuh ke ukuran yang lebih besar
  • Penyakit lipoma jarang sekali menimbulkan rasa sakit kecuali dikelilingi oleh pembuluh darah dan telah tumbuh di situs saraf
  • Penyakit lipoma dapat bergerak dan memiliki konsistensi karet

Penyebab lipoma tidak diketahui. Namun, beberapa kelompok ahli kesehatan percaya bahwa mungkin ada hubungan antara gen (faktor genetik) dan lipoma. Selain itu, cedera (seperti pukulan) ke tubuh juga dapat berkontribusi dalam menyebabkan lipoma.

Penyebab dari Lipoma

beberapa orang berpikir bahwa lipoma  terjadi karena adanya trauma fisik, dan biasanya penyakit lipoma sering terjadi  pada orang-orang yang kurang bahkan sama sekali tidak melakukan olahraga dan aktivitas seperti seseorang yang memiliki berat badan yang berlebih atau obesitas. Beberapa penyebab lain dari lipoma adalah sebagai berikut.

  • Sindrom Gardner. Ini suatu kondisi di mana tumor jinak atau lipoma ini bisa terbentuk.
  • Adiposis dolorosa. Yaitu sebuah kondisi yang ditandai oleh pertumbuhan lipoma.
  • Keturunan. Lipoma diyakini berjalan dalam keluarga.

Tidak ada tes khusus yang tersedia untuk mendiagnosis penyakit lipoma. Diagnosa ini terutama didasarkan pada keluhan penderita dan pemeriksaan fisik. Dalam hal ini, penyedia layanan kesehatan memastikan bahwa benjolan akan menjadi ganas. CT scan atau MRI dapat dilakukan untuk membantu membedakannya dari Liposarkoma.

Faktor risiko Lipoma

Beberapa faktor dapat meningkatkan resiko terkena lipoma, termasuk :

  1. Orang yang sudah lanjut usia antara usia 40 dan 60 tahun. Meskipun lipoma dapat terjadi pada semua usia, tetapi mereka yang paling umum menderita lipoma terdapat pada usia yang sudah tua ini. Lipoma jarang terjadi pada anak-anak.
  2. Memiliki penyakit tertentu lainnya. Orang dengan gangguan lain, termasuk adiposis dolorosa, sindrom Cowden dan sindrom Gardner, memiliki peningkatan risiko untuk menderita penyakit lipoma.
  3. Faktor genetika. Lipoma cenderung berjalan dalam keluarga.

Selain adanya faktor risiko tentu ada pengobatan yang harus di lakukan untuk menyembuhkan penyakit lipoma tersebut dan pengobatan lipoma terutama diklasifikasikan ke dalam dua kategori yaitu operasi pengangkatan lipoma dan sedot lemak. Tetapi sebaiknya sebelum anda melakukan operasi diobati terlebih dahulu menggunakan obat-obatan alami untuk tetap menjaga kesehatan badan agar tidak terjadi efek samping yang buruk setelah melakukan operasi tersebut, berikut di bawah ini adalah cara menyembuhkan lipoma dengan bahan tradisional yang tidak menimbulkan efek samping.

Cara mengobati Lipoma

Sedot lemak pada penderita lipoma dilakukan bertujuan untuk mengurangi jumlah yang lebih besar dari lemak sebelumnya, namun ini hanya bersifat sementara saja dan akan kembali membentuk benjolan, karena sedot lemak hanya bersifat mengurangi bukan menghilangkan. Sebelum penyakit lipoma anda berkembang dan membesar sebaiknya diobati dengan beberapa cara di bawah ini karena lipoma yang masih kecil masih bisa disembuhkan dengan cara-cara alami yang bahan-bahan nya bisa didapatkan dengan mudah lingkungan sekitar.

Madu

Madu adalah obat alami yang sangat mujarab di dunia karena memiliki kandungan antibiotik alami yang dapat mengurangi infeksi pada benjolan yang terdapat pada tubuh anda, madu juga dapat memecahkan benjolan yang terdapat pada tubuh anda, mengurangi pembengkakan, menghilangkan rasa sakit, dan menyembuhkan lipoma itu sendiri. Cara paling mudah untuk menggunakan madu sebagai obat adalah untuk mengoleskannya pada bagian tubuh yang terdapat benjolan kemudian diamkan selama 10 menit lalu bilas dengan air hangat. Lakukan kegiatan ini selama dibutuhkan untuk menghilangkan benjolan tersebut.

Jus lemon

Jus lemon membantu menghilangkan racun dari sistem peredaran darah dan memurnikan sel-sel hati. Lemon juga memiliki sifat anti-inflamasi yang akan sangat mengurangi benjolan. Caranya dengan mencelupkan kain bersin atau kapas ke dalam cairan jus lemon kemudian balutkan pada benjolan dan diamkan selama 20 menit. Jika sudah selesai, anda bisa membilas nya menggunakan air hangat.

Kunyit

Kunyit adalah bahan rempah yang sangat mudah untuk didapatkan, anda bisa membelinya hampir disemua pasar dan cara penggunaan nya juga cukup mudah. Anda cukup mencampurkan minyak zaitun dengan kunyit (masing-masing dengan satu sendok teh) lalu oleskan pada benjolan lipoma setiap hari, dan benjolan akan menghilang secara perlahan.

Tidak merokok

Hindari merokok. karena rokok memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan, selain itu juga hindari makanan pengawet tinggi, penyedap buatan dan pewarna untuk menghilangkan kemungkinan akumulasi kimia, yang dapat mendorong pertumbuhan massa lemak dibawah lapisan epidermis tubuh seseorang. Termasuk untuk makanan yang mengandung tinggi lemak, seperti daging, produk susu, makanan digoreng dan dipanggang yang perlu dihilangkan, termasuk soda, dan alkohol karena dapat mengganggu proses pencernaan dan menyebabkan sel-sel lemak untuk meningkatkan pertumbuhan lipoma.

Olahraga

Olahraga berat dapat mengurangi ukuran lipoma yang ada dan mencegah perkembangan lipoma. Latihan akan membantu dalam menjaga eliminatory system yang tepat, dan akan menjaga sistem endokrin yang sehat, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang diperlukan untuk mengurangi timbulnya lipoma. Dan olahraga ini sangat disarankan bagi penderita yang memiliki berat badan yang berlebih (obesitas).

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *