Penyebab Utama Keguguran Berulang

Jika anda adalah seorang wanita yang pernah mengalami keguguran berulang, mungkin anda akan mencari suatu penyebab dari hilangnya janin dalam perut anda.

Keguguran merupakan suatu pengalaman dahsyat yang dapat terjadi pada seorang wanita, pernah mengalami keguguran satu kali saja sudah membuat seorang wanita hampir putus asa.

Bagaimana jika keguguran yang dialami itu berulang? Perempuan dianggap mengalami keguguran berulang jika mereka memiliki dua atau tiga kali keguguran secara berturut-turut atau bahkan lebih.

Banyak sebab dan faktor yang dapat mempengaruhi keguguran, tetapi di artikel ini akan dibahas penyebab utama dari timbulnya keguguran berulang berikut adalah penjelasan yang patut untuk anda ketahui jika tidak ingin mengalami keguguran apalagi secara berulang kali, sangat mengerikan!

Penyebab Utama dari Keguguran Berulang

Gangguan kromosom

Gangguan kromosom merupakan salah satu penyebab utama dari timbulnya keguguran berulang, hampir sekitar 50% wanita di dunia memiliki gangguan kromosom. Kelainan atau gangguan kromosom biasanya sering terjadi pada wanita yang sudah memasuki usia sekitar 35 tahun atau lebih.

Meski gangguan kromosom telah menjadi mayoritas dari penyebab keguguran, tetapi hal tersebut tidak menutup kemungkinan bahwa mereka juga mewarisi gen yang menimbulkan terjadinya kelainan kromosom dari orangtua mereka sendiri (faktor genetika). Baik dari ayah maupun ibu mereka.

Ketidakseimbangan Hormon

Ini sering menjadi penyebab utama dari terjadinya keguguran berulang. Tingkat rendah hormon progesteron dalam tubuh wanita dapat mencegah rahim untuk memberikan asupan nutrisi dan makanan pada janin dalam kandungan mereka, sehingga menyebabkan kematian pada janin.

Tidak terkontrolnya diabetes tipe 1 juga dapat menyebabkan terjadinya keguguran berulang. Meningkatkan gula darah sebelum konsepsi dapat meningkatkan hasil dari gula darah tersebut selama kehamilan.

Gangguan sistem kekebalan tubuh

Dalam beberapa kasus, gangguan autoimun dapat menyebabkan terjadinya keguguran secara berulang. Antibodi yang terdapat dalam tubuh manusia dirancang untuk melawan infeksi yang masuk kedalam tubuh. Jika anda mengalami gangguan autoimun tertentu, maka gangguan tersebut akan melawan dan menyerang kehamilan seolah-olah itu adalah benda asing yang terinfeksi sehingga menimbulkan keguguran.

Sindrom antifosfolipid (APS) adalah gangguan autoimun yang didiagnosis dapat menyebabkan pembekuan darah sehingga akan menyumbat suplai darah yang menuju ke plasenta. Tanpa memasok nutrisi ke plasenta maka kehamilan akan binasa.

Adanya Infeksi

Beberapa keguguran telah dikaitkan dengan adanya infeksi. Infeksi genital seperti vaginosis bakteri dapat meningkatkan seorang wanita untuk memiliki keguguran. Infeksi yang terjadi seringkali tidak menimbulkan suatu gejala apapun.

Kemudian, selain dari adanya infeksi wanita lebih rentan mengalami keguguran berulang jika mereka memiliki masalah dengan rahimnya. Setiap wanita memiliki bentuk rahim yang berbeda dan tidak menutup kemungkinan bahwa mereka akan mendapatkan keguguran secara berulang.

Penyebab yang tidak diketahui

Banyak pasangan yang tidak menemukan penyebab apa yang membuat mereka mengalami keguguran. 50% dari wanita tidak mengetahui apa yang menjadi penyebab timbulnya keguguran tersebut. Meski telah melakukan pengujian, mungkin saja keguguran mereka memiliki penyebabnya masing-masing.

Terlepas dari itu semua, keguguran berulang bisa saja berasal utama dari pola hidup yang nikmati oleh wanita termasuk kecanduan merokok dan minum kopi. Jika sudah seperti ini, maka langkah apa yang dapat diambil untuk menghindari terjadinya keguguran berulang?

Selain harus menjaga pola hidup sehat, dan menjaga kehamilan, tentunya anda juga harus mengkonsumsi suplemen untuk rahim agar rahim anda tetap dalam keadaan yang sehat dan anda juga akan terhindar dari keguguran berulang. Suplemen seperti apa yang baik untuk dikonsumsi? Ovary Nutrition Capsule adalah rahasia sehat rahim wanita.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *