Tanda dan Gejala dari Gestational Diabetes yang perlu kamu ketahui !

Penyakit gestational diabetes adalah penyakit diabetes yang biasanya terjadi pada perempuan hamil. Gestational diabetes dapat menyebabkan janin tumbuh lebih besar dari biasanya, bayi dalam kandungan juga lebih berisiko untuk mengembangkan penyakit diabetes pada saat sudah dewasa. Namun, penyakit gestational sekarang ini tidak hanya terjadi pada wanita hamil, bahkan bisa saja terjadi pada orang yang lebih muda dari kita. Berikut adalah tanda dan gejala yang perlu kamu ketahui tentang gestational diabetes.

Gestatioanal Diabetes

Gestational diabetes adalah diabetes, atau gula darah yang berkembang tinggi pada saat kehamilan. Hal ini sering terjadi pada wanita yang tidak memiliki riwayat penyakit diabetes. Gestational diabetes muncul karena terjadi banyaknya perubahan, seperti perubahan hormonal karena insulin adalah hormon yang di buat oleh sel-sel khusus di pankreas yang memungkinkan tubuh untuk secara efektif memetabolisme glukosa untuk nanti digunakan sebagai bahan bakar (energi).

Faktor risiko Gestational Diabetes

  • Obesitas
  • Memiliki riwayat gestational diabetes sebelumnya
  • Memiliki riwayat keluarga dengan penyakit diabetes tipe 2
  • Memiliki pradiabetes

Pada beberapa wanita, faktor-faktor tersebut dapat menyebabkan terjadinya diabetes selama kehamilan dan dapat meningkatkan risiko untuk terkena penyakit gestational diabetes. Namun, jika anda terus menerus meningkatkan glukosa darah maka hal tersebut akan berdampak pada bayi dalam kandungan anda serta penyakit komplikasi serius yang lainnya. Seperti terjadinya gangguan pada pernapasan, obesitas pada saat bayi setelah dilahirkan, dan adanya penyakit diabetes tipe 2 di kemudian hari.

Gejala Gestational Diabetes

Berikut adalah gejala yang biasa di timbulkan oleh penderita gestational diabetes :

  • Rasa haus yang meningkat
  • Lebih sering buang air kecil
  • Penurunan berat badan meski terjadi peningkatan nafsu makan
  • Kelelahan
  • Mual dan Muntah
  • Infeksi ragi
  • Serta penglihatan menjadi kabur

Namun beberapa wanita juga dapat menimbulkan gejala dari gestational diabetes yang tidak dikenali, inilah sebabnya mengapa test skrining perlu dilakukan untuk semua wanita hamil.

Komplikasi Gestational Diabetes

Kebanyakan wanita yang menderita penyakit gestational diabetes melahirkan bayi yang sehat. Namun, tidak sedikit wanita dengan gestational diabetes juga mengalami komplikasi akibat penyakit tersebut. Selain itu, komplikasi juga dapat mempengaruhi bayi dan dapat meningkatkan risiko bayi untuk lahir dengan berat badan yang berlebih. Kenali perbedaan diabetes agar anda bisa mencegah timbulnya komplikasi yang di sebabkan gestational diabetes. Berikut adalah komplikasi yang dapat mempengaruhi anda akibat dari penyakit gestational diabetes.

  • Hipertensi dan Precclampsia. Gestational diabetes dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, serta precclampsia. Hal ini terjadi karena banyaknya perubahan yang terjadi selama proses kehamilan dan ini bisa mengancam nyawa ibu dan bayi yang sedang dalam kandungan.
  • Diabetes di masa depan. Ketika anda memiliki penyakit gestational diabetes maka anda juga akan lebih mungkin dan lebih berisiko untuk meningkatkan penyakit diabetes di masa depan. Anda juga lebih mungkin untuk mengembangkan penyakit diabetes tipe 2 pada saat usia anda bertambah.

Sebagian dari mereka, wanita dengan riwayat diabetes gestasional yang mencapai berat badan ideal setelah mereka setelah melahirkan, kurang dari 1 sampai 4% akhirnya mengembangkan penyakit diabetes tipe 2.

Pencegahan Gestational Diabetes

Gestational diabetes biasanya tidak dapat di cegah. Namun, mengontrol berat badan sangat perlu untuk di lakukan karena penyebab utama dari gestational diabetes adalah kelebihan berat badan (obesitas). Tidak terlalu banyak asupan kalori pada tubuh anda juga dapat menurunkan risiko anda untuk terkena penyakit gestational diabetes. Berikut di bawah ini adalah pencegahan yang bisa anda lakukan di rumah.

1. Menjaga berat badan

Penyebab utama dari timbulnya penyakit gestational diabetes adalah jadwal makan yang tidak teratur sehingga tubuh akan mengalami peningkatan berat badan secara signifikan. Hal ini dapat mempersulit tubuh anda untuk mempengaruhi reseptor insulin dalam tubuh, dan para ahli sudah merekomendasikan untuk para penderita gestational diabetes sebaiknya lebih sering mengkonsumsi makanan kecil setiap dua jam sekali sehingga tubuh dapat melakukan penyerapan nutrisi.

2. Olahraga

Olahraga yang teratur dapat mencegah dan membuat gaya hidup anda menjadi lebih sehat. Selama kehamilan mungkin akan terjadi peningkatan berat badan yang tidak diinginkan. Ketika anda melakukan latihan selama 30 menit dalam satu hari maka anda secara tidak langsung telah mencegah perkembangan gestational diabetes dan  meningkatkan metabolisme tubuh serta dapat meningkatkan fungsi jantung bagian atas.

3. Konsumsi Vitamin D

Vitamin D sangat baik untuk di konsumsi. Vitamin D adalah kunci dari penyerapan nutrisi serta memiliki sejumlah fungsi yang sangat penting dalam tubuh manusia termasuk kalsium, zat besi, magnesium, dan fosfat. Vitamin D juga membantu tubuh untuk merangsang pertumbuhan bakteri yang terdapat dalam usus. Hal tersebut sangat penting untuk kehamilan anda.

4. Astragalus

Astragalus di percaya sebagai obat rumah yang sangat efektif untuk menyembuhkan penyakit gestational diabetes karena dapat mengontrol gula darah secara signifikan. Selain itu fakta juga membuktikan bahwa herbal tidak memiliki efek samping yang buruk untuk tubuh sehingga sangat baik jika anda mengobati penyakit anda menggunakan bahan herbal terlebih dahulu jika dibandingkan dengan mengkonsumsi obat-obatan.

5. Hindari Gula

Diabetes paling sering dikaitkan dengan diet gula dan obesitas, seperti penyakit yang berhubungan langsung dengan reseptor insulin. Oleh karena itu, salah satu cara jitu untuk melindungi diri dari diabetes gestational adalah menghindari gula pada minuman ataupun makanan anda sepenuhnya. Ada banyak alternatif ketika anda hidup di dunia bebas gula, termasuk hal-hal seperti pemanis alami dengan gula jauh lebih kompleks yang diperlukan tubuh, daripada gula sederhana yang akan memperburuk atau menyebabkan gestational diabetes.

Meskipun gejala diabetes gestasional umumnya ringan, masih penting untuk berbicara dengan medis profesional tentang segala keprihatinan yang mungkin anda miliki tentang perilaku tubuh atau perubahan pola makan anda. Kesehatan anak akan selalu menjadi prioritas utama. Pilihan anda saat hamil, dapat memiliki efek jangka panjang yang serius pada anak. Mengetahui berbagai fakta tentang penyakit diabetes adalah langkah baik yang perlu anda lakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Perawatan di atas harus dilaksanakan setelah anda berbicara dengan dokter.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *