Tanda-tanda dan penyebab penyakit kanker ovarium

Kanker ovarium adalah salah satu penyakit yang terdapat pada sistem reproduksi wanita, ini terjadi karena terdapat pengembangan sel-sel yang tidak normal pada ovarium. Kanker yang terjadi pada ovarium akan berkembang secara cepat bahkan  bisa terjadi dalam satu tahun untuk pengembangannya. Kanker ovarium sering tidak terdeteksi sampai telah menyebar di dalam panggul dan perut. Kanker ovarium lebih sulit untuk diobati dan sering berakibat fatal. Setiap tahun, lebih dari 22.000 wanita yang di diagnosis dengan kanker ovarium dan sekitar 14.000 dari mereka sudah dalam stadium akhir yang dapat menimbulkan kematian.

Tanda-tanda Kanker Ovarium

Perempuan lebih mungkin untuk memiliki gejala jika penyakit ini telah menyebar di luar ovarium, bahkan pada tahap awal kanker ovarium. Gejala yang paling umum termasuk :

  • Kembung
  • Nyeri panggul atau perut
  • Kesulitan makan atau merasa mudah kenyang
  • Gejala kencing seperti urgensi (sering buang air kecil)

Jika seorang wanita memiliki gejala-gejala ini lebih dari 12 kali dalam satu bulan, berarti dia harus memeriksakan diri ke dokter, dan sebaiknya di periksa pada dokter kandungan. Dan tanda-tanda lain dari kanker ovarium ini adalah :

  • Kelelahan
  • Sakit perut
  • Sakit punggung
  • Nyeri saat berhubungan seks
  • Sembelit
  • Perubahan menstruasi
  • Pembengkakan perut dengan penurunan berat badan

Namun, gejala-gejala ini lebih mungkin disebabkan oleh kondisi lain, dan kebanyakan dari mereka terjadi hampir sesering pada wanita yang tidak memiliki kanker ovarium. Selain terdapat tanda-tanda dari penyakit kanker ovarium, kanker ini juga memiliki tiga jenis kanker ovarium berdasarkan dari letak di mana sel kanker tersebut berada. Ke-3 jenis sel kanker tersebut adalah :

  1. Tumor epitel. Yaitu tumor yang dimulai pada lapisan tipis jaringan yang menutupi bagian luar ovarium. Sekitar 90% dari kanker ovarium adalah tumor epitel.
  2. Tumor stromal. Yaitu tumor yang dimulai pada jaringan ovarium yang berisi sel-sel penghasil hormon. Tumor ini biasanya di diagnosis pada tahap awal dari tumor ovarium lainnya. Sekitar 7% dari tumor ovarium yang stromal.
  3. Tumor sel germinal. Ini adalah jenis tumor yang dimulai pada ovarium yang memperoduksi sel telur. Kanker ovarium ini cenderung jarang terjadi pada wanita yang lebih muda.

Penyebab Kanker Ovarium

Penyebab kanker ovarium
Beberapa kemungkinan penyebab dari kanker ovarium telah di identifikasi secara bersamaan dengan faktor risiko yang membantu perkembangan dari kondisi tersebut. Kanker ovarium di mulai dengan perubahan (mutasi) dalam struktur DNA dalam sel darah, yang dapat memengaruhi bagaimana kanker tersebut tumbuh. Ini berarti bahwa sel-sel tumbuh dan berkembang biak dengan tidak terkendali, dan menghasilkan benjolan dari jaringan yang disebut tumor. Pada kanker ovarium, sel-sel di awal ovarium dapat berubah dan tumbuh secara tidak normal. Jika kanker ovarium tidak di identifikasi pada tahap awal, dapat menyebar ke perut dan panggul, termasuk bagian-bagian lain dari sistem reproduksi wanita yang lainnya.

1. Faktor usia

Penyebab dari penyakit kanker ovarium ini bisa di sebabkan oleh faktor usia karena memang kebanyakan yang menderita penyakit ini adalah orang yang sudah lanjut usia, dan jarang terjadi pada orang dewasa yang masih muda. Bahkan para ahli mengatakan bahwa diagnosa terjadinya kanker ovarium lebih banyak pada wanita yang sudah berusia 63 tahun di bandingkan dengan wanita yang berusia kurang dari 40 tahun.

2. Obesitas

Kelebihan berat badan dengan kanker ovarium ini memang sangat berkaitan erat, bahkan anda yang memiliki berat badan berlebih sekitar 30% akan berisiko lebih tinggi untuk terkena penyakit ini. Dan sebaliknya, wanita yang memiliki berat badan yang ideal dengan tinggi badan akan memiliki risiko lebih rendah untuk terkena penyakit ini.

3. Faktor genetika

Jika anda memiliki keluarga ayah, ibu, adik dan kakak yang memiliki penyakit ini, maka kemungkinan besar anda juga pasti akan memiliki penyakit ini. Menurut para ahli sekitar 5 sampai 10 persen wanita yang memiliki penyakit kanker ovarium ini berasal dari faktor genetika yang di turunkan. Dan sekitar 50 sampai 70 persen itu akan berisiko seumur hidup. Menurut Ovarian Cancer National Alliance, semua wanita yang di diagnosis dengan kanker ovarium, peritoneum primer, atau kanker tuba falopi harus dirujuk untuk konseling genetika dan pertimbangan pengujian genetika.

4. Merokok

Merokok dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker ovarium seperti kanker ovarium mucinous. Semakin lama anda telah merokok, semakin besar pula risiko terjadinya kanker ovarium ini. Untuk jenis lain dari tumor ovarium, seperti sel jernih dan kanker endometriod ovarium, ada beberapa variasi dampak dan risiko yang di timbulkan tergantung drai seberapa lama dan seberapa banyak kandungan dalam rokok yang masuk ke dalam tubuh.

5. Kanker payudara

Wanita yang memiliki penyakit kanker payudara, kanker rahim, kanker usus besar atau rektum memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena kanker ovarium. Memiliki kanker ovarium endometriosis juga meningkatkan risiko terjadinya penyakit kanker ovarium endometrioid dari 2 hingga 3 kali lipat lebih parah.

Di atas tersebut adalah beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab timbulnya penyakit kanker ovarium, untuk itu anda harus lebih berhati-hati dan di utamakan untuk menjaga kebersihan sistem reproduksi anda, karena datangnya sumber penyakit bisa di sebabkan oleh faktor kebersihan.

Cara Mencegah Kanker Ovarium

 :

Ovary Nutritino Capsule – Efeketif dalam membantu mencegah kanker ovarium

Meski penyebab pasti dari kanker ovarium ini masih belum diketahui, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa persentase besar kematian di akibatkan oleh penyakit ini dan faktor dari gaya hidup. Seperti merokok dan kurang olahraga yang memiliki efek pada kesehatan secara keseluruhan. Mengkonsumsi makanan yang tepat dapat meningkatkan kekebalan tubuh secara keseluruhan dan juga dapat mengurangi risiko terkena penyakit kanker ovarium. Berikut adalah makanan yang perlu anda coba untuk menurunkan risiko dari kanker ovarium.

1. Mengkonsumsi makanan segar

Jika anda selalu mengkonsumsi makanan yang masih segar tentu itu akan menurunkan risiko anda untuk terkena suatu penyakit termasuk penyakit kanker ovarium karena mengkonsumsi makanan segar dan sehat seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian dapat melindungi tubuh dari berbagai penyakit kanker selain dari kanker ovarium seperti kanker kerongkongan, laring dan kanker yang berhubungan dengan rongga mulut.

2. Meningkatkan asupan serat

Serat adalah salah satu komponen penting dalam tubuh untuk melindungi tubuh dari penyakit serta salah satu kunci untuk menurunkan risiko dari kanker ovarium. Semua makanan yang berasal dari tumbuhan yang kaya serat dapat membantu dan menjaga sistem pencernaan anda sehingga tetap bersih, sehat dan mendorong kanker yang di sebabkan dari senyawa pada usus yang dapat membahayakan kesehatan anda.

3. Menghindari makanan olahan

Semakin banyak anda mengkonsumsi makanan sehat maka semakin besar pula perlindungan yang di dapatkan oleh tubuh. Contohnya jika anda sering mengkonsumsi jus lebih baik anda mengkonsumsi buahnya langsung di bandingkan harus membuatnya menjadi jus terlebih dahulu karena itu lebih baik sehingga vitamin dan kandungan dalam buah tersebut masih tetap murni dan tidak tercampur dengan bahan-bahan yang lainnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *