Waspada, Trombosis Dapat Merusak Organ

Trombosis merupakan pembekuan darah yang disebabkan karena terblokirnya aliran darah dalam pembuluh darah. Darah yang tidak bisa mengalir karena tertutupnya pembuluh darah oleh plak bisa menimbulkan penggumpalan darah di titik tersebut. Hal ini bisa menimbulkan beberapa penyakit berat dan berbahaya, karena penyumbatan tersebut organ kita akan ada yang tidak mendapatkan asupan nutrisi dan oksigen yang di bawa darah.

Organ adalah yang paling terkena dampak dari ini, organ kita bisa menjadi tidak berfungsi. Penyakit pembuluh darah ini merupakan penyakit yang banyak terjadi di dunia, karena itu kita harus waspada. Trombosis bisa terjadi di mana saja termasuk di pembuluh darah arteri atau pembuluh darah vena.

Jika trombosis terjadi pada pembuluh darah jantung maka akan mengakibatkan gagal jantung, jika terjadi di pembuluh otak bisa menyebabkan stroke, jika terjadi di paru-paru akan menyebabkan emboli paru dan jika terjadi di ginjal akan membuat gagal ginjal. Dan begitu juga yang terjadi pada organ-organ lainnya. Namun jika itu terjadi bukan di pembuluh yang menuju organ atau di luar organ seperti daging, maka akan menimbulkan pembengkakan dan gejala serius lainnya.

Pengertian Trombosis Vena Dan Trombosis Arteri

Trombosis vena merupakan trombosis yang terjadi pada pembuluh darah balik (vena) atau urat-urat yang ada di tubuh kita. Pe,buluh vena bertugas membawa darah yang sudah di gunakan oleh organ tubuh kita dan sudah diserap sarinya, seperti oksigen dan nutrisi. Trombosis ini bisa di picu karena adanya kerusakan endotel vena, selain itu bisa di sebabkan karena keadaan statis di kantung katup vena akibat aliran darah vena yang tertahan, yang semakin lama dapat semakin membesar sehingga menutup lubang pembuluh vena tersebut. Hal ini bisa di picu karena beberapa faktor yaitu : kegemukan, kehamilan, varieses, umur, kanker dsb. Hal yang sangat parah adalah penyakit Deep Vein Trhombosis (DVT) yang sering terjadi di bagian vena tungkai.

Trombosis Arterial merupakan trombosis yang terjadi pada pembuluh nadi (arteri), nadi bukan selalu di lengan saja ya 😀 . Pembuluh arteri bertugas untuk mengangkut darah yang dipenuhi dengan oksigen dan nutrisi dan mengedarkannya ke seluruh tubuh termasuk kedalam organ tubuh. trombosis pada pembuluh darah arteri bisa di picu oleh hal lain selain lemak. Terkadang hal ini disebabkan karena adanya arteriosklerosis yang menyebabkan luka pada pembuluh darah. Jika tubuh kita terluka, maka tubuh akan langsung mengaktifkan pembekuan darah agar darah tidak terlalu banyakdarah yang keluar. Jika hal ini terjadi pada pembuluh darah, maka darah yang mengalir akan terbawa beku oleh luka yang ada di pembuluh darah.

Gejala Gejala Trombosis

  • Pembengkakan di bagian tertentu tubuh
  • Rasa sakit atau nyeri pada daerah yang terkena trombosis
  • Akan terasa hangat jika di sentuh
  • Kulit berubah warna jadi kemerahan atau tidak berwarna
  • Trombosis pada pembuluh vena terlihat jelas di permukaan kulit seperti varises
  • Mati rasa atau kaku
  • Kelemahan otot
  • Rasa seperti ditusuk-tusuk.

Namun gejala pada setiap orang berbeda-beda tergantung kepada pembuluh darah apa dan bagian tubuh mana yang terkena trombosis. Jika pembuluh darah yang menuju ke jantung, mungkin penderitanya akan merasakan gejala-gejala pada orang yang sakit jantung. Dan begitu juga pada organ lainnya, untuk itu kita harus selalu mewaspadai dan peka terhadap tubuh kita sendiri.

Penyebab Terjadinya Trombosis

  • Penumpukan lemak atau kolesterol bisa memicu penyempitan pembuluh darah. Jika pembuluh darah menyempit, maka darah akan sulit untuk mengalir. Penumpukan lemak kemudian akan menyebabkan darah yang ingin mengalir menjadi membeku yang kemudian aliran darah menjadi berhenti, setelah aliran darah berhenti, maka apa yang akan terjadi ? Huallohualam 😀
  • Perubahan dinding pembuluh darah, hal ini jarang terjadi. Berbagai bentuk radang pembuluh darah merupakan faktor predisposisi timbulnya thrombosis. Thrombus dinding ventrikel jantung kiri terlihat menutupi infark miokard. Endokarditis bacterial dapat menyebabkan thrombus pada katup jantung. Vegetasi pada katup akibat endokarditis marantik juga menimbulkan thrombosis.
  • Lemahnya otot pembuluh darah juga bisa sangat mempengaruhi. Saat darah menuju suatu tempat tertentu aliran darah akan menuju ke tempat tersebut, namun saat otot pembuluh darah lemah, maka darah bisa berbalik arus dan menimbulkan trombus.
  • Kekentalan darah, orang yang darahnya sangat kental seperti penderita polisitemia akan sangat mempengaruhi alur jalannya aliran darah. Jika kekentalan darah normal maka tidak akan menyebabkan masalah, namun jika darahnya kental maka akan memperlambat aliran darah, sebelum sampai ke organ malah membeku duluan, jadilah trombosis.

Pengobatan Dan Pencegahan Trombosis

Pengobatan : Tujuan pengobatan adalah mencegah pembentukan trombus baru dan mencegah kekambuhan serta mencegah terjadinya komplikasi emboli paru, serta hipertensi pulmoner. Tujuan ini dicapai dengan pemberian heparin yang diikuti oleh pemberian warfarin. Warfarin disekskresikan sebagai metabolit aktif dalam empedu, diserap di saluran pencernaan dan diekskresikan dalam urin. Namun jika hal ini tidak bekerja dengan baik maka dokter biasanya akan menyarankan untuk melakukan pengobatan dengan memasukan kateter kecil ke dalam pembuluh darah untuk melancarkan kembali aliran darah.

Pencegahan : Kurangi merokok, berolahraga dengan teratur, perbanyak minum air putih, dan makan makanan yang memenuhi standar gizi. Buah jeruk, coklat hitam, bawang putih, buah berwarna merah, jahe, alpukat, kacang-kacangan, kunyit dan sebagainya bisa melancarkan peredaran darah kita.

Sebelumnya terimakasih karena sudah mengunjungi laman web kami, semoga infonya bermanfaat ^_^.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *