Jenis Infeksi Kulit Yang Disebabkan Oleh Jamur

Jenis Infeksi Kulit Yang Disebabkan Oleh Jamur,- Kulit sering terasa gatal secara tiba-tiba? Tidak tahu apa yang menjadi penyebabnya? Kesehatan kulit memang sangat penting untuk dijaga, karena jika kamu lalai sedikit saja maka infeksi jamur kulit akan menempel dan terus mengintai kesehatan kulit. Oleh karena itu, pandailah menjaga kebersihan kulit supaya kesehatannya tetap terjaga dengan baik. 

Jenis Infeksi Kulit Yang Disebabkan Oleh Jamur

Kamu sudah menjaga kebersihan tapi kulit tetap sering gatal? Mungkin beberapa kondisi di bawah ini yang sedang dialami. Alangkah baiknya lakukan pengobatan dengan segera sebelum kondisi semakin parah.

Jenis Infeksi Kulit Yang Disebabkan Oleh Jamur

Infeksi jamur merupakan salah satu kondisi yang sering memengaruhi jutaan orang di dunia. Meski tidak mengancam nyawa namun infeksi jamur dapat menyebabkan efek pada kualitas hidup penderitanya. Benar demikian? Ya, sebab kondisi ini mampu melemahkan hingga melakukan penularan pada orang lain yang berada di sekitar kita. Pada beberapa kasus, infeksi jamur sangat mudah sekali di diagnosa dan bisa diobati dengan obat rumahan, namun apabila infeksi ini masuk ke dalam aliran darah maka inilah yang berbahaya.

Mengapa? Karena infeksi tersebut bisa saja berubah menjadi penyakit yang lebih serius dan membuat sistem kekebalan tubuh semakin lemah dan akhirnya tidak berfungsi dengan baik lagi sebagaimana mestinya. Mengenali berbagai jenis infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur merupakan langkah paling tepat guna melakukan pencegahan sejak dini. Dan berikut kami sudah merangkum jenis infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur, jadi cermati baik-baik ya.

Meningitis jamur

Miningitis jamur merupakan jenis infeksi yang dapat menimbulkan peradangan pada selaput yang meliputi otak dan selaput yang menutupi sumsum tulang belakang. Sel jamur ini dapat menginfeksi manusia apabila terhirup dan kemungkinan organisme tersebut akan bertahan hidup hingga melakukan penyebaran pada orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah.

Aspergillis

Aspergillis ialah infeksi jamur yang menyebar melalui udara. Kondisi ini dapat memicu terbentuknya infeksi paru-paru jika sistem kekebalan tubuh si penderita lemah. Meski jarang terjadi namun Aspergillis dapat muncul pada penderita kanker dan HIV.

Tinea Corporis

Tinea Corporis atau yang dikenal dengan kurap merupakan jenis infeksi jamur yang tidak berbahaya, akan tetapi keberadaannya dapat menyebabkan ruam pada kulit dan bisa muncul dibagian tubuh mana saja. Penyakit kulit yang satu ini juga dapat menular karena jamur Tinea Corporis bisa ditermukan pada salah satu hewan peliharan seperti anjing atau kucing. Jika kontak langsung terjadi dalam kurun waktu lama dapat menginfeksi apabila pemiliknya.

Tinea Versicolor

Dalam tubuh manusia terdapat ragi, ketika ragi tersebut tumbuh secara berlebihan maka dapat menyebabkan seseorang mengidap penyakit kulit yang disebut dengan tinea versicolor (panu). Di Indonesia sendiri, panu bukanlah jenis penyakit yang asing, bahkan tergolong ke dalam kategori umum. Gejalanya juga mudah dikenali seperti bintik-bintik pada bagian tubuh, warnanya gelap, dan cenderung kering juga bersisik. Salah satu penyebab munculnya panu tidak lain karena sistem kekebalan tubuh yang lemah, kulit berminyak serta terlalu sering mengeluarkan keringat.

Onikomikosis

Ini merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur dermatomikosis. Jenis infeksi jamur kulit yang satu ini lebih cenderung menyerang bagian kuku, jari kaki serta tangan. Jika kamu memiliki kontak langsung dengan pengindap Onikomikosis maka kamu pun berisiko mengalaminya karena infeksi ini dapat melakukan penularan dari satu individu ke individual lainnya. 

Tinea Capitis

Superfisial merupakan jamur yang menjadi penyebab terbentuknya infeksi kulit tinea capitis. Biasanya muncul pada bagian kulit kepala, alis, dan bulu mata. Jamur jenis ini lebih sering menyerang poros dan folikel pada rambut sehingga mampu menyebabkan si penderitanya mengalami kerontokan, rasa sakit hingga kulit kepala berdarah.

Candidiasis

Sama halnya dengan penyakit Onikomikosis, bedanya ragi pada penyakit ini tergolong ke dalam genus candida. Artinya ragi tersebut biasa hidup di saluran usus dan sering ditemuykan pada selaput lendir serta kulit. Ragi jenis ini dapat menyebabkan infeksi apabila mengalami pertumbuhan yang berlebih, jadi apabila kamu tak mau ragi ini berkembang biak secara tidak terkendali sebaiknya hindari berbagai risiko yang dapat memicu perkembangan, seperti mengurangi minuman bersoda, selalu check up kebersihan usus hingga bagian organ lainnya yang dekat dengan usus.


Itulah beberapa jenis infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur yang bisa anda ketahui. Jika anda ingin terhindar dari berbagai penyakit di atas alangkah baiknya mulai sekarang memerhatikan kesehatan kulit. Berikut di bawah ini adalah cara-cara yang bisa anda lakukan di rumah untuk tetap menjaga kebersihan kulit anda.


Tips untuk menjaga kesehatan kulit

Jenis Infeksi Kulit Yang Disebabkan Oleh Jamur

  • Mengkonsumsi air putih. Karena tubuh manusia tidak boleh kekurangan cairan, jika tubuh manusia memiliki cairan yang kurang dalam tubuh bukan hanya kulit yang akan rusak dan berpenyakit tetapi juga bagian tubuh yang lainnya juga akan memiliki penyakit. Untuk itu, manusia di haruskan untuk mengkonsumsi air setidaknya 8 gelas dalam satu hari.
  • Kebersihan kesehatan kulit. Rutinitas kebersihan dasar termasuk mencuci wajah di pagi hari dan sebelum tidur dengan sabun atau pembersih,mandi atau mandi setiap hari menggunakan air hangat, membersihkan kuku, dan mencuci rambut teratur (misalnya, setiap 2-3 hari).
  • Stres. Stres juga berperan dalam perawatan kulit, terutama karena banyak kebiasaan yang berhubungan dengan stres yang menyakiti kulit. Misalnya, menggigit bibir, dapat merobek dan merusak kulit. Menggosok dan menggaruk kulit dapat menyebabkan kondisi kulit yang disebut dermatitis. Selain itu, jika anda mandi dengan air panas untuk menghilangkan stres, kulit anda bisa menjadi kering dan gatal. Stres juga dapat berperan dalam pengembangan berbagai penyakit kulit.

Ketiga point di atas penting untuk dilakukan supaya kesehatan kulit tetap terjaga dengan baik dan ragi yang hidup pada kulit kita akan tetap terkontrol dengan baik. Jadi pastikan kamu sudah melakukan beragam tips di atas ya! Jika kondisi kulit masih tetap gatal, terasa perih, dan gejala dari infeksi jamur tidak kunjung membaik, segera konsultasi dengan dokter atau cari solusi yang terbaik supaya kondisi tidak semakin memburuk.

Posted By : Tokoacep.info

Tulisan ini dipublikasikan di Penyakit Kulit dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.