Penyebab dan Faktor Risiko Kesehatan Terkait Dengan Obesitas

Penyebab dan Faktor Risiko Kesehatan terkait dengan Obesitas,- Selama 25 tahun terakhir tingkat obesitas naik secara terus menerus. Dalam istilah awam, obesitas dapat membawa lemak tubuh cukup untuk menempatkan individu pada risiko berbagai penyakit termasuk penyakit diabetes, hipertensi, penyakit kardiovaskular, stroke, penyakit paru, gangguan reproduksi, osteoarthritis dan kanker.

Penyebab dan Faktor Risiko Kesehatan Terkait Dengan Obesitas

Singkatnya, obesitas dapat mempengaruhi fungsi dari semua sistem organ tubuh yang utama. Obesitas biasanya ditentukan dengan mencari tahu indeks massa tubuh seseorang yang menggunakan formula atau tinggi dan berat badan tubuh. Untuk orang dewasa dengan berat badan yang berlebih sekitar berusia 25 sampai 30 tahun maka hal tersebut dapat dianggap obesitas.

Penyebab dari Obesitas

Sebelum mengenal berbagai faktor risiko kesehatan apa saja yang berkaitan dengan obesitas, tentu anda harus mengetahui penyebabnya terlebih dahulu. Banyak hal yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit obesitas termasuk faktor genetik. Yang paling umum dan sering terjadi adalah sebagai berikut ini :

Kalori

Nilai energi makanan diukur dalam satuan yang disebut dengan kalori. Rata-rata pria yang aktif secara fisik membutuhkan sekitar 2.500 kalori dalam satu hari untuk menjaga berat badan yang sehat, dan rata-rata fisik wanita yang aktif membutuhkan sekitar 2.000 kalori perhari.

Ini adalah jumlah kalori yang mungkin terdengar tinggi, tetapi akan sangat mudah jika anda mengkonsumsi jenis makanan tertentu. Misalnya makan kentang goreng dan milkshake dapat memberikan 1.500 total kalori dan itu akan anda dapatkan hanya dengan satu kali makan. Jika seperti ini, maka anda dapat berisiko untuk terkenan obesitas.

Diet yang buruk

Maksud hati ingin menurunkan berat badan, anda malah terjerumus dalam diet yang buruk. Sebagai akibat dari diet dan gaya hidup yang salah maka kamu dapat meningkatkan risiko obesitas. Diet yang buruk tersebut adalah:

  • Makan dalam porsi yang banyak
  • Sering konsumsi makanan manis, jus dan buah
  • Menikmati makanan cepat saji yang tinggi lemak dan gula
  • Minum terlalu banyak alkohol. Perlu anda ketahui bahwa alkohol mengandung banyak kalori dan biasanya orang-orang yang sering mengkonsumsi alkohol sering memiliki berat badan berlebih.

Kebiasaan makan yang tidak sehat cenderung lebih berisiko untuk mendapatkan obesitas. Anda dapat belajar kebiasaan makan yang buruk dari orangtua. Makan dengan lebih sedikit lemak jenuh dan gula adalah kunci utama yang harus anda lakukan agar dapat dterhindar dari berbagai penyakit yang dapat mengancam kesehatan anda dan salah satunya adalah obesitas.

Penyebab dan Faktor Risiko Kesehatan terkait dengan Obesitas

1. Penyakit jantung dan Stroke

Kelebihan berat badan dapat menimbulkan tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi. Kedua kondisi tersebut dapat menyebabkan timbulnya penyakit jantung atau mungkin stroke. Kabar baiknya adalah bahwa kehilangan sejumlah kecil berat badan dapat mengurangi kesempatan anda untuk mengembangkan penyakit jantung atau stroke.

Jika anda kehilangan 5% sampai 6% berat badan dapat menurunkan kesempatan anda untuk mengembangkan penyakit jantung. Oleh sebab itu, anda disarankan untuk tidak memiliki berat badan yang berlebih. Selain anda dapat memiliki berat badan yang berlebih, anda juga dapat mengalami komplikasi yang berbahaya akibat penyakit jantung tersebut.

2. Diabetes tipe 2

Kebanyakan orang yang mengalami penyakit diabetes tipe 2 memiliki kelebihan berat badan atau obesitas. Anda dapat mengurangi risiko penyakit diabetes tipe 2 jika anda dapat menurunkan berat badan. Lalu, bagaimana cara anda dapat menurunkan berat badan tanpa harus diet?

Kehilangan berat badan dapat menjadi lebih efektif dan secara fisik dapat membantu dan mengontrol kadar gula darah anda. Disarankan bahwa anda juga harus sering melakukan olahraga secara rutin sebab olahraga juga berperan penting untuk dapat menyeimbangkan berat badan anda.

3. Kanker

Kanker usus besar, kanker payudara pasca menopause, endometrium, ginjal dan esofagus sangat memiliki keterkaitan yang begitu erat dengan obesitas atau kelebihan berat badan. Beberapa penelitian juga telah melaporkan hubungan antara obesitas dan kanker kandung empedu, ovarium, dan pankreas.Penyebab dan Faktor Risiko Kesehatan Terkait Dengan Obesitas

4. Penyakit kandung empedu

Penyakit kandung empedu dan batu empedu lebih sering terjadi pada anda yang memiliki berat badan yang berlebihan. Ironisnya, penurunan berat badan itu sendiri terutama penurunan berat badan secara cepat atau kehilangan sejumlah besar berat badan bisa membuat anda lebih mungkin untuk mendapatkan risiko rendah terkena batu empedu serta penyakit kandung empedu.Penyebab dan Faktor Risiko Kesehatan Terkait Dengan Obesitas

5. Osteoarthritis

Osteoarthritis adalah suatu penyakit dibagian persendian yang paling umum dan sering mempengaruhi lutut dan pinggul. Jika anda memiliki kelebihan berat badan dapat membawa anda pada tekanan ekstra di sendi dan tulang rawan akan menipis (jaringan bantalan sendi). Penyebab dan Faktor Risiko Kesehatan Terkait Dengan Obesitas

Berat badan sangat berpengaruh pada penyakit ini, oleh sebab itu jika anda memiliki berat badan yang berlebih maka dapat menyebabkan lutut, pinggul, dan punggung bagian bawah anda terluka. Hal tersebut dapat meningkatkan gejala dari osteoarthritis.

Posted By : Tokoacep.info

Tulisan ini dipublikasikan di Berat Badan dan tag , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.